Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAHTerkini

Satu PDP di Banggai Meninggal di Puskesmas Nambo, Uji Swab Segera Dikirimkan ke Makassar

2181
×

Satu PDP di Banggai Meninggal di Puskesmas Nambo, Uji Swab Segera Dikirimkan ke Makassar

Sebarkan artikel ini

KABAR LUWUK, BANGGAI – Satu warga Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai pada hari Selasa (14/4/2020) dinyatakan meninggal dunia dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19. Pasien berjenis kelamin laki-laki itu memiliki riwayat bepergian ke zona merah covid-19 sebelum akhirnya di rawat di Puskesmas Nambo. Hal itu diungkap juru bicara Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Nasional (Pusdatina) Sulteng, Drs Haris Kariming kepada sejumlah wartawan.

jenazah PDP diangkut petugas gugus tugas covid-19 ke dalam mobil ambulance untuk dibawa ke RSUD Luwukl. (Foto: Istimewa)

Dijelaskan Haris Kariming, pihaknya telah menerima informasi dari posko gugus covid-19 bahwa pasien yang meninggal sekira pukul 12.45 wita di Puskesmas Nambo, Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai terkonfirmasi merupakan PDP. Sebelumnya lelaki yang bekerja di Makassar itu berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang kemudian memeriksakan diri ke Puskesmas Nambo. Hanya beselang sekiar 45 menit ODP itu menjalani perawatan sebagai PDP hingga akhirnya meninggal dunia.

“Info barusan dari Posko Gugus Covid 19 Sulteng , terkormfirmasi satu PDP meninggal dunia sekitar pukul 12.45 wita di Puskesmas Nambo, Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai . Infonya status ODP kemudian saat dirawat di Puskesmas meningkat jadi PDP hingga akhirnya meninggal,” jelas Haris Kariming.

Saat ini kata jubir Pusdatina covid-19 tes swab jenazah sudah diambil, dan besok baru akan di kirimkan ke laboratorium covid-19 di Makassar. Jenazah katanya sudah dimakamkan sesuai SOP Protokol penanganan pemakaman pasien covid-19 Kemenkes RI.

“Tes swab jenazah sudah diambil tadi siang, dan akan dikirimkan besok ke lab covid-19 Kememkes Makassar, serta akan dimakamkan sesuai SOP  protokol penanganan pemakaman pasien Covid-19 kemenkes RI. Riwayat PDP yang meninggal dunia, baru empat hari lalu dari Makassar,” tambah Haris pada grup liputan covid-19 Sulteng.

PDP yang meninggal dunia itu dikabarkan masuk ke Puskesmas Nambo pada sekira pukul 12.00 wita dengan keluhan sesak nafas dibarengi panas tinggi mengindikasikan gejala corona. (IkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *