IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAH

Perbuatan Aleg Fraksi NasDem Sukri Djalumang Melukai Perasaan Perempuan di Banggai

331
×

Perbuatan Aleg Fraksi NasDem Sukri Djalumang Melukai Perasaan Perempuan di Banggai

Sebarkan artikel ini
Perbuatan Aleg Fraksi NasDem Sukri Djalumang Melukai Perasaan Perempuan di Banggai
Perbuatan Aleg Fraksi NasDem Sukri Djalumang Melukai Perasaan Perempuan di Banggai

KABAR LUWUK – Perbuatan Aleg Fraksi NasDem Sukri Djalumang Diduga Kawin Siri Melukai Perasaan Perempuan di Banggai. Sebuah kontroversi melibatkan Sukri Djalumang, seorang anggota fraksi. Partai NasDem di DPRD Banggai, yang saat ini diduga melakukan kawin siri dan meninggalkan istri sahnya.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan di kalangan warga, terutama perempuan, yang merasa bahwa tindakan. Sukri telah melukai perasaan mereka dan tidak patut dicontoh.

Permasalahan ini mencuat setelah istri sah Sukri Djalumang mengeluarkan amarahnya di DPRD Banggai. Masyarakat di daerah tersebut menyoroti sikap Sukri yang terkesan membiarkan persoalan rumahtangga dan diduga menikah siri dengan seorang anggota legislatif lainnya. Sehingga menimbulkan tuduhan penelantaran terhadap istri sahnya.

Salah satu warga, Masna, yang berasal dari Balantak, menyatakan bahwa perbuatan Sukri telah mencederai perasaan perempuan secara umum. Dia menambahkan bahwa Sukri seharusnya menyelesaikan urusan rumahtangganya terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan untuk menikah lagi.

Masna juga menegaskan bahwa dia secara pribadi tidak akan memilih Sukri lagi sebagai wakil legislatif di DPRD Banggai.

Namun, sikap Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Banggai, Batia Silsilia Hadjar, terhadap peristiwa ini menjadi sorotan terpisah. Terlebih lagi karena dia juga seorang perempuan, banyak yang mengharapkan Batia Silsilia Hadjar. Menjadi benteng dalam perlindungan hak-hak perempuan yang telah dilanggar.

Namun, Batia Silsilia Hadjar justru dianggap menganggap persoalan ini sebagai hal yang biasa saja.

Terluka Pandangan Ketua DPD NasDem

Minarni, seorang perempuan lainnya yang dimintai keterangan, mengecam pandangan Batia Silsilia Hadjar dan menilai bahwa hal ini mengorbankan perlindungan hak-hak perempuan demi kepentingan politik. Minarni menyatakan bahwa sebagai ketua DPD Partai NasDem yang juga seorang perempuan, Batia Hadjar seharusnya menjadi corong keterwakilan suara perempuan dan membela hak-hak mereka, bukan menganggap persoalan ini sebagai sesuatu yang biasa.

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya kesadaran akan isu-isu gender dan perlunya tanggung jawab sosial dan moral dari para pemimpin politik untuk menghormati hak-hak perempuan.

Masyarakat Banggai berharap agar masalah ini ditangani dengan serius dan diambil tindakan yang tepat untuk memastikan perlindungan dan penghormatan terhadap hak-hak perempuan di wilayah tersebut. (IkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!