IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAH

Pemda Banggai Dukung Bakti Kominfo Perangi 34 Blank Spot Sinyal di Wilayah Pegunungan

726
×

Pemda Banggai Dukung Bakti Kominfo Perangi 34 Blank Spot Sinyal di Wilayah Pegunungan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai, Lesmana Kulab. S, Kom
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai, Lesmana Kulab. S, Kom

KABAR LUWUK  – Pemda Banggai Dukung Bakti Kominfo Perangi 34 Blank Spot Sinyal di Wilayah Pegunungan. Kabupaten Banggai masih menghadapi tantangan dalam konektivitas sinyal telekomunikasi hingga awal tahun 2024.

Sebanyak 34 area blank spot atau kawasan tanpa sinyal masih menjadi isu utama di wilayah ini. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi informartika Statistik dan Persandian saat menerima kunjungan beberapa media di kantor DKISP Kabupaten Banggai, Selasa 9/1/2024.

Lesmana Kulap, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Banggai, menyampaikan harapannya terhadap dukungan Bakti Kementerian Kominfo untuk mengatasi permasalahan ini.

Dalam keterangannya Lesmana Kulap menjelaskan bahwa sebagian besar area blank spot tersebar di kawasan pegunungan, seperti Desa Boitan di Luwuk Timur, wilayah Balantak, Pagimana, serta pedalaman Batui.

Di kota Luwuk, kawasan blank spot terdapat di Dusun 3 Desa Lumpoknyo, khususnya di kawasan Keles.

Lesmana mengungkapkan bahwa beberapa area blank spot masih bisa dijangkau melalui sambungan telepon, tetapi karena belum terkoneksi dengan jaringan internet 4G, DKISP Banggai mengklasifikasikannya sebagai kawasan blank spot.

Namun, dia memberikan optimisme bahwa blank spot di Luwuk akan segera terselesaikan pada tahun ini, sehingga seluruh wilayah Luwuk dapat terkoneksi dengan jaringan selular dan internet.

Pemda Banggai sangat berharap agar program Bakti Kominfo dapat aktif berperan dalam membantu menyediakan sarana komunikasi dan internet, dengan harapan dapat mengurangi jumlah area blank spot.

Lesmana Kulap menekankan pentingnya dukungan tersebut untuk meningkatkan konektivitas dan akses informasi di wilayah yang masih terkendala sinyal telekomunikasi.Ujarnya. (MAM) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!