IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAH

Pemanfaatan Data Satelit untuk Kemajuan Perikanan, Pemkab Banggai Jalin Kolaborasi dengan BRIN

305
×

Pemanfaatan Data Satelit untuk Kemajuan Perikanan, Pemkab Banggai Jalin Kolaborasi dengan BRIN

Sebarkan artikel ini
Guna Tingkatkan Sektor Perikanan, Pemkab Banggai Lakukan Studi Penerapan Pemanfaatan Data Citra Satelit Penginderaan Jauh ke BRIN
Guna Tingkatkan Sektor Perikanan, Pemkab Banggai Lakukan Studi Penerapan Pemanfaatan Data Citra Satelit Penginderaan Jauh ke BRIN

KABAR LUWUK  – Pemanfaatan Data Satelit untuk Kemajuan Perikanan, Pemkab Banggai Jalin Kolaborasi dengan BRIN. Pemerintah Kabupaten Banggai, melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), mengadakan studi penerapan pemanfaatan data citra satelit penginderaan jauh ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).Senin 3/6/2024.

Kegiatan ini diterima langsung oleh Tim Layanan Data Citra Satelit Penginderaan Jauh di Gedung Pusbindiklat, Ruang E Lantai 2, KST Soekarno, Cibinong, Bogor.

Dalam kunjungan ini, Pemkab Banggai bertujuan untuk mempelajari dan menerapkan teknologi penginderaan jauh dalam berbagai sektor pembangunan daerah, terutama sektor perikanan.

Teguh Prayogo, periset dari Pusat Riset Geoinformatika BRIN, memaparkan beberapa materi penting. Salah satunya adalah pemanfaatan citra satelit penginderaan jauh dan informasi Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI) untuk mendukung perikanan tangkap di Kabupaten Banggai. Selain itu, ia juga membahas potensi kolaborasi riset dan inovasi dalam pemanfaatan dan model ZPPI.

“Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI) adalah lokasi yang diduga sebagai daerah potensi penangkapan ikan berdasarkan hasil deteksi gradien horisontal suhu ≥ 0,5 °C/3 km,” jelas Teguh Prayogo.

ZPPI ini mengidentifikasi zona potensi penangkapan ikan pelagis pada kolom perairan dan dekat permukaan laut, tanpa mengacu pada satu spesies tertentu.

Sistem ZPPI digagas oleh Gubernur Rusli Habibie. Teguh Prayogo menjelaskan bahwa sebelumnya, nelayan sering kali mengandalkan mitos dan perkiraan saat melaut. Namun, dengan inovasi perikanan berupa ZPPI, informasi keberadaan ikan dan titik koordinat terintegrasi, memungkinkan nelayan langsung menuju lokasi penangkapan yang telah ditentukan.

“Dengan sistem ini, produksi perikanan tangkap dapat meningkat dan biaya operasional di laut dapat berkurang,” tambah Teguh.

Teguh Prayogo juga memaparkan tiga poin penting dalam potensi kolaborasi riset dan inovasi antara BRIDA Banggai dan BRIN, yaitu:

  1. Penyediaan informasi ZPPI untuk nelayan Kabupaten Banggai.
  2. Pengembangan model distribusi spesies ikan pelagis pesisir berdasarkan data penginderaan jauh multi sensor dan machine learning pada tahun 2024, serta uji validasi informasi ZPPI model machine learning untuk nelayan Kabupaten Banggai.
  3. Pengembangan model dan sistem deteksi cahaya lampu kapal dengan citra Day Night Band dari satelit NOAA-20 secara near real-time untuk pemetaan area penangkapan ikan nelayan Kabupaten Banggai.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BRIDA Kabupaten Banggai, didampingi oleh Kepala DKISP, menyatakan bahwa studi ini merupakan langkah awal yang strategis dalam upaya peningkatan kapasitas teknologi dan inovasi daerah.

 “Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dan informasi yang diberikan oleh Tim Layanan Data Citra Satelit Penginderaan Jauh BRIN,” ujarnya.

Pemkab Banggai berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan di Kabupaten Banggai, khususnya dalam sektor perikanan yang merupakan salah satu sektor unggulan daerah.

Dengan adanya kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Banggai optimis bahwa penerapan teknologi penginderaan jauh akan membuka peluang baru dalam pengelolaan dan pengembangan sektor perikanan, serta sektor-sektor lainnya, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banggai. ( dkisp ) ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!