BanggaiKABAR DAERAH

Pasar Simpong Banggai Menuju Modernisasi, Pedagang Studi Banding ke Jakarta

2257
×

Pasar Simpong Banggai Menuju Modernisasi, Pedagang Studi Banding ke Jakarta

Sebarkan artikel ini

KABAR  LUWUK – Pasar Simpong Banggai Menuju Modernisasi, Pedagang Studi Banding ke Jakarta. Untuk meningkatkan kualitas Pasar Simpong di Kabupaten Banggai menjadi pasar modern, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Banggai merencanakan program studi banding bagi para pedagang ke Jakarta.

Program ini bertujuan agar para pedagang dapat mempelajari tata kelola pasar modern yang bersih, tertib, dan sesuai standar nasional, sehingga mampu mengubah wajah Pasar Simpong menjadi lebih baik. Kamis 31 Oktober 2024.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banggai, Drs. Natalia Potolemba, M.Si, program ini telah dirancang dengan matang, termasuk pemilihan pedagang yang berhak berpartisipasi. 

“Para pedagang yang terpilih untuk studi banding telah melalui seleksi ketat dan pengawasan langsung dari Dinas Perdagangan. 

Fokus kami adalah pedagang ikan, pedagang ayam, dan sebagian pedagang barang campuran,” ujar Natalia.

Selama di Jakarta, para pedagang akan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diisi oleh narasumber dari Kementerian Perdagangan. 

Bimtek ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang cara menata barang dagangan dengan baik dan rapi sesuai standar pasar modern. 

Dengan penataan yang tepat, diharapkan para pedagang bisa menciptakan suasana pasar yang nyaman bagi pembeli.

Natalia mengingatkan agar para pedagang benar-benar memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. 

“Saya berpesan agar seluruh pedagang yang ikut studi banding benar-benar memperhatikan materi yang diberikan. 

Mereka juga akan diberikan tugas masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab,” jelasnya.

Dalam studi banding ini, para pedagang akan dibagi berdasarkan jenis dagangannya, yaitu pedagang ikan, pedagang ayam, dan pedagang barang campuran. 

Masing-masing kelompok akan mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi mendalam terkait tantangan dan solusi dalam usaha mereka. 

Hal ini memungkinkan mereka untuk saling berbagi pengalaman dan mencari inovasi yang dapat diterapkan di Pasar Simpong.

Setelah menyelesaikan studi banding, para pedagang akan kembali ke Luwuk dan langsung menerapkan ilmu yang didapat. 

Pihak Dinas Perdagangan berharap mereka dapat menata lapak mereka sesuai standar yang dipelajari, sehingga Pasar Simpong dapat terlihat lebih rapi dan modern, memberikan kesan pasar yang nyaman dan bersih kepada pengunjung.

Selain pedagang, studi banding ini juga melibatkan pegawai dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bertugas di pasar. 

Hal ini dimaksudkan agar mereka dapat mengevaluasi standar SNI yang telah diterapkan di Pasar Simpong, sehingga dapat menyesuaikan bila ada yang perlu diperbaiki.

Dengan upaya ini, Kabupaten Banggai berharap Pasar Simpong tidak hanya menjadi pusat perdagangan yang nyaman, tetapi juga menjadi contoh pasar modern di wilayah tersebut. ( MAM ) *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *