IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAH

KM Binaria Indah Tenggelam di Perairan Desa Bubung, Luwuk Selatan, Seluruh ABK dan Penumpang Selamat

563
×

KM Binaria Indah Tenggelam di Perairan Desa Bubung, Luwuk Selatan, Seluruh ABK dan Penumpang Selamat

Sebarkan artikel ini
KM Binaria Indah Tengelam di Perairan Luwuk Selatan, Polisi: Ini Daftar Korban Selamat
KM Binaria Indah Tengelam di Perairan Luwuk Selatan, Polisi: Ini Daftar Korban Selamat

KABAR LUWUK  – KM Binaria Indah Tenggelam di Perairan Desa Bubung, Luwuk Selatan, Seluruh ABK dan Penumpang Selamat. Peristiwa tragis namun penuh keberuntungan terjadi di perairan Desa Bubung, Luwuk Selatan, Banggai pada Minggu (24/3/2024), saat Kapal Motor (KM) Binaria Indah mengalami kebocoran dan tenggelam.

Meskipun demikian, berita baiknya adalah seluruh awak kapal (ABK) dan penumpang berhasil diselamatkan tanpa cedera serius.

Kasi Humas Polres Banggai, IPTU Al Amin S Muda, mengonfirmasi bahwa dalam insiden tersebut, yang dinahkodai oleh Jamaluddin (42), kapal tersebut membawa 6 orang kru dan 17 penumpang, dan semuanya berhasil diselamatkan.

IPTU Al Amin menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat KM Binaria Indah sedang dalam perjalanan dari Desa Dungkean, Kecamatan Bangkurung, Kabupaten Banggai Laut menuju Pelabuhan Rakyat Luwuk, Banggai, pada pukul 10.00 Wita.

Namun, nasib buruk menimpa kapal tersebut ketika sekitar pukul 16.00 Wita, ketika kapal mengalami kebocoran. Meskipun awak kapal segera berupaya untuk memperbaiki kebocoran dengan menggunakan alkon,

situasi semakin memburuk ketika mesin kapal mati sekitar pukul 17.00 Wita, sehingga air mulai masuk dengan cepat melalui belakang kapal dan alkon tidak lagi berfungsi.

Menurut keterangan dari Kasi Humas, selain membawa penumpang, KM Binaria Indah juga mengangkut 200 karung kopra, 73 ekor ikan gabus, 8 karung durian, dan 2 unit motor.

IPTU Al Amin menambahkan bahwa semua penumpang dan kru kapal telah dievakuasi ke Mapolsek Luwuk. Berikut adalah daftar nama penumpang yang selamat: Arapudin (55), Aprianice (50), Isasila (3), Herman (63), Gufron (17), Eni (40), Mahmud Marsabesi (65), Aldiansah (10), Hin (53), Diva, Hasria Suludani, Merlita, Gasim, Ardi, Taslim, Leonora, dan Herman (24).

Keberhasilan penyelamatan ini adalah hasil dari kerja keras dan koordinasi yang cepat dari pihak berwenang serta kerjasama dari semua pihak terkait.

Meskipun insiden ini menimbulkan kerugian materi, keselamatan dan nyawa manusia tetap menjadi prioritas utama.

Meskipun demikian, pihak berwenang tetap memperingatkan kepada seluruh pemilik kapal untuk selalu memastikan bahwa kapal mereka dalam kondisi baik sebelum berlayar, serta mematuhi semua protokol keselamatan laut yang berlaku.

Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya keselamatan dalam berlayar di lautan yang tidak pernah bisa diprediksi ini. ( Humas Polres Banggai ) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *