Pertamina “SEHATI” Meraih Mimpi Di Tengah Pandemi

oleh -

Jalan Panjang Menuju Satu Juta Barel Minyak Per Hari Pada Tahun 2030

KABAR LUWUK, BANGGAI – Pandemi covid-19 masih melanda seluruh Dunia termasuk Indonesia dan belum ada yang bisa memastikan sampai kapan pandemi ini akan berakhir. Hanya saja di tengah situasi ini kita harus tetap produktif dengan tetap mempedomani peraturan penerapan protokol kesehatan. Visi yang bisa dibilang mimpi Kepala satuan kerja khusus pelaksana kegiatan usaha hulu minyak dan gas (SKK Migas) Dwi Sucipto memproduksi satu juta barel minyak per hari (bopd) dan 12 miliar standar kaki kubik per hari (Bscfd) pada tahun 2030 tetap mesti diraih di tengah pandemi.

Salah satu langkah untuk dapat meraih visi produksi satu juta barel minyak per hari itu yakni membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif, baik yang bersentuhan secara langsung maupun tidak langsung dengan Industri Migas di suatu wilayah. Satu program yang mendapat apresiasi pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Banggai yakni program Pertamina SEHATI yang merupakan program penyehatan ibu dan anak tercinta oleh Pertamina EP Asset 4 Donggi Matindok Field. Program yang dilaksanakan di lima desa yakni Desa Sindangsari dan Desa Kamiwangi di Kecamatan Toili Barat, Desa Piondo di Kecamatan Toili dan Desa Nonong dan Desa Kayowa di Kecamatan Batui.

Baca Juga  Bupati Banggai Hadiri Upacara Pelepasan Jenazah Wakapolres Banggai

Para penerima manfaat dalam program ini yakni para balita, ibu hamil dan menyusui dalam rangka peningkatan mutu kesehatan guna menjaga kesehatan ibu, bayi dan balita di tengah gempuran pandemi covid-19 ini.