IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAH

Empat Desa   Di Kecamatan Bunta  Terkena Banjir, Dua Desa Masuk Desa Lingkar Tambang Nikel

545
×

Empat Desa   Di Kecamatan Bunta  Terkena Banjir, Dua Desa Masuk Desa Lingkar Tambang Nikel

Sebarkan artikel ini
Tim BPB Kabupaten Banggai Yang sudah tiba dilokasi sejak Pukul 12.00 Malam Langsung bergerak cepat bantu warga

“Tim BPBD Kabupaten Banggai Langsung Berada Dilokasi Desa Lontio, Desa Toima, Desa Tuntung dan Desa Nanga Nangaon”

Penulis  :  Imam Muslik  ( Jurnalis )

KABAR LUWUK, BANGGAI  –  Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia. Definisi banjir adalah keadaan dimana suatu daerah tergenang oleh air dalam jumlah yang besar. Kedatangan banjir dapat diprediksi dengan memperhatikan curah hujan dan aliran air. Namun kadangkala banjir dapat datang tiba-tiba akibat dari curah hujan  atau kebocoran tanggul yang biasa disebut banjir bandang.

Penyebab banjir mencakup curah hujan yang tinggi; permukaan tanah lebih rendah dibandingkan muka air laut; wilayah terletak pada suatu cekungan yang dikelilingi perbukitan dengan sedikit resapan air; pendirian bangunan disepanjang bantaran sungai; aliran sungai tidak lancar akibat terhambat oleh sampah; serta kurangnya tutupan lahan di daerah hulu sungai. Meskipun berada diwilayah “bukan langganan banjir’. Setiap orang harus tetap waspada dengan kemungkinan bencana alam ini.

Hal ini yang telah dialami  oleh Empat desa yang ada di Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai, yakni Desa Lontio, Desa Toima ,Desa Tuntung dan Desa Nanga Nangaoon selalu menjadi langganan banjir disaat curah hujan cukup tinggi. Kejadiannya pada hari Jum,at  28 Oktober 2022 pada pukul 15.00 sore Desa Lontio terjadi Banjir Bandang yang menyebabkan 8 Rumah rusak berat, sedang dan ringan dan 1 kantor Desa Lontio , dari empat desa  yang ada di kabupaten Banggai, dua desa masuk dalam lingkar tambang Perusahaan Nikel yang ada di Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai.

Menurut Kepala BPBD Banggai, Mujiono SH  Untuk Desa Toima dan Dusun 1 Desa Tuntung terjadi luapan sungai yang menggenangi rumah penduduk. Sedangkan Desa Nanga Nangaon, banjir menyebabkan pembangunan kepala jembatan pada kegiatan PUPR yang dilaksankan oleh Pihak III rusak berat sebanyak 1 buah kepala jembatan dan banjir menggerus dan mengancam 1 rumah penduduk.

Selanjutnya ruas jalan Desa Tuntung sampai Bunta terjadi longsoran kecil dan beberapa pohon tumbang kearah jalan dan material lainnya, dan  tim BPBD  yang dipimpin langsung oleh Kepala BPBD melakukan penanganan di lokasi banjir yaitu: mengarahkan dan melakulan Evakuasi kepala Keluarga yang ada Lansia dan Anak kecil yang berada di lokasi banjir bandang untuk banjir susulan. Ujar Mujiono.

Kata Mujiono tim BPBD Banggai juga melaksanakan pemangkasan pada pohon pohon yang roboh menghalangi jalan umum dan melaksanakan assesment pada lokasi bencana. Dan dari adanya bencana ini  kami langsung melaksanakan koordinasi dengan Balai Jalan Besar  Wilayah Palu melalui PUPR Kabupate Banggai untuk penanganan banjir bandang di Desa Lontio Kecamtan  Bunta, mengingat berada pada Jalan strategis Nasional. Tutup Kepala BPBD Kabupaten Banggai, Mujiono SH.MH. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!