BanggaiKABAR DAERAH

DSLNG Gelar Edukasi Bahaya Narkoba dan Judi Online

×

DSLNG Gelar Edukasi Bahaya Narkoba dan Judi Online

Sebarkan artikel ini

KABAR LUWUK – PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) bersama Pemerintah Kecamatan dan Karang Taruna Kecamatan menggelar kampanye hukum positif sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba dan judi online (judol).

Kegiatan ini telah dilaksanakan di Kecamatan Batui pada 25 Juni 2026 di Balai Pertemuan Umum Kelurahan Tolando dan berlanjut di Kecamatan Nambo pada 27 Juni 2026 di Balai Pertemuan Kecamatan Nambo.

Rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup dengan pelaksanaan di Kecamatan Kintom pada 2 Juli 2026 di Ruang Pertemuan Kantor Camat Kintom.

Kampanye ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi untuk memberikan edukasi dari berbagai perspektif.

DSLNG Gelar Edukasi Bahaya Narkoba dan Judi Online

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Banggai AKP Hasanuddin Hamid menyampaikan materi bertajuk “Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Narkoba,” sementara Kanit Binmas Polsek Uso pada kegiatan di Batui dan Nambo serta Kapolsek Kintom-Nambo pada kegiatan di Kintom membahas bahaya judi online dari sisi hukum dan keamanan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai memaparkan materi “Dampak Narkoba dan Judi Online bagi Kesehatan: Ancaman Ganda di Era Digital.” Dalam kegiatan ini, camat di masing-masing kecamatan bertindak sebagai moderator.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari kepala desa dan lurah, anggota serta perwakilan Karang Taruna desa dan kecamatan, kepala sekolah dan guru SMA/SMK, perwakilan pengurus OSIS, hingga tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat di masing-masing kecamatan.

Melalui kolaborasi ini, DSLNG mendukung peningkatan literasi masyarakat mengenai berbagai persoalan sosial yang saat ini menjadi perhatian bersama, khususnya penyalahgunaan narkoba dan maraknya praktik judi online yang menyasar kalangan usia produktif.

CSR Supervisor DSLNG, Berkatdo Saragih, mengatakan penyelenggaraan kegiatan ini berangkat dari hasil asesmen sosial yang dilakukan perusahaan bersama Karang Taruna di wilayah pemberdayaan.

Hasil asesmen tersebut menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online menjadi isu yang semakin meresahkan masyarakat sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Melalui asesmen sosial yang kami lakukan bersama Karang Taruna di wilayah pemberdayaan, kami menemukan bahwa penyalahgunaan narkoba dan maraknya judi online menjadi salah satu isu yang cukup meresahkan masyarakat. Kondisi ini mendorong kami untuk berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan, aparat penegak hukum, dan Dinas Kesehatan dalam menghadirkan edukasi yang komprehensif,” ujar Berkatdo.

Ia berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan literasi masyarakat mengenai bahaya narkoba dan judi online sehingga masyarakat tidak hanya memahami dampak kesehatan, sosial, dan hukumnya, tetapi juga memiliki kesadaran untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan di lingkungan keluarga maupun komunitas.

DSLNG Gelar Edukasi Bahaya Narkoba dan Judi Online

Dalam sesi pemaparan, para narasumber menjelaskan dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, konsekuensi hukum bagi penyalahguna maupun pengedar narkotika, serta risiko hukum dan sosial yang ditimbulkan oleh aktivitas judi online.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap upaya bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online.

Bagi DSLNG, kolaborasi bersama pemerintah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, dan organisasi kemasyarakatan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, aman, dan produktif.

Melalui rangkaian edukasi yang telah dilaksanakan di Batui dan Nambo serta akan berlanjut di Kintom, perusahaan berharap semakin banyak masyarakat yang memahami bahaya narkoba dan judi online sehingga mampu bersama-sama menciptakan lingkungan sosial yang lebih tangguh, kondusif, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *