IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAH

Bupati Banggai Hadiri Rakornas PB 2024,Sinergi Teknologi dan Kolaborasi Hadapi Bencana

103
×

Bupati Banggai Hadiri Rakornas PB 2024,Sinergi Teknologi dan Kolaborasi Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini
Bupati Amirudin Bersama Sebanyak 447 BPBD Hadiri RAKORNAS PB 2024
Bupati Amirudin Bersama Sebanyak 447 BPBD Hadiri RAKORNAS PB 2024

KABAR LUWUK  – Bupati Banggai Hadiri Rakornas PB 2024,Sinergi Teknologi dan Kolaborasi Hadapi Bencana. Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM., AIFO, hadir dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) 2024 yang diselenggarakan pada 23-24 April 2024 di Kota Bandung, Jawa Barat.

Acara yang mengusung tema “Pengembangan Teknologi dan Inovasi dalam Penanggulangan Bencana” ini dibuka langsung oleh Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin.

Rakornas PB menjadi ajang penting untuk membahas fenomena alam dan kompleksitas dampak bencana yang semakin berat, terutama dengan mempertimbangkan efek perubahan iklim global.

Dalam pembukaannya, Wapres Ma’ruf Amin mengapresiasi upaya kolaborasi dan sinergi yang dilakukan dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

“Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran BNPB dan BPBD, serta semua instansi terkait, atas dedikasi waktu, tenaga, dan pikiran dalam menanggulangi, sekaligus mengurangi segala bentuk risiko bencana di tanah air,” ujar Wapres Ma’ruf.

Sebanyak 447 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari 36 Provinsi dan 411 Kabupaten/Kota turut serta dalam Rakornas PB 2024 ini.

Dalam arahannya, Wapres Ma’ruf menggarisbawahi pentingnya penerapan teknologi dan inovasi dalam penanganan bencana.

“Manfaatkan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan untuk memantau potensi bencana, mengembangkan sistem peringatan dini, meningkatkan kapasitas mitigasi bencana, serta meminimalisasi risiko bencana,” imbau Wapres Ma’ruf.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto juga melaporkan tentang tantangan bencana yang semakin kompleks, terutama dengan dampak perubahan iklim yang semakin signifikan.

Keselarasan antara strategi dan kebijakan, menurutnya, harus didukung dengan inovasi dan teknologi untuk respons yang cepat.

Bupati Amirudin, dalam penekanannya, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dan koordinasi efektif antarwilayah dalam menangani bencana.

Beliau juga menegaskan perlunya tindakan preventif guna memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.

Dengan pesan-pesan penting dari para pemangku kepentingan ini, Rakornas PB 2024 menjadi momentum untuk merangkul teknologi dan kolaborasi dalam upaya bersama menghadapi tantangan bencana yang semakin kompleks.

Semoga sinergi ini membawa dampak positif dalam membangun ketahanan bencana di Indonesia.( HUMAS ) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *