KABAR LUWUK — Komunitas Tangan Di Atas (TDA) menyelenggarakan kegiatan “UMKM Naik Kelas: Road to Business Plan 2027” yang diikuti oleh anggota komunitas TDA.
Kegiatan ini berlangsung di IndiX Telkom Witel Sulbagteng, Jalan Moh. Hatta No. 8, Palu, pada Sabtu (12/9), sebagai wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkuat strategi dan perencanaan bisnis menghadapi tahun 2027.
Kegiatan menghadirkan Ahmad Fadli Taufik, Founder Tapada Indonesia, yang membawakan materi mengenai penyusunan Marketing Plan 2027.
Melalui sesi tersebut, peserta diajak untuk menyusun strategi pemasaran yang lebih terarah dan terukur serta mampu memberikan dampak terhadap perkembangan bisnis.
Dalam kegiatan tersebut, Telkom Witel Sulbagteng turut berpartisipasi dalam memberikan wawasan dan memperkenalkan berbagai solusi digital yang dapat mendukung kebutuhan pelaku usaha.

Telkom Witel Sulbagteng diwakili oleh Andi Abdul Waris, Manager Business Service Witel Sulbagteng, yang hadir sekaligus membuka kegiatan dari pihak Telkom.
Selanjutnya, Taufiqur Rohman, Sales Engineer Witel Sulbagteng, memberikan pemaparan mengenai Telkom beserta berbagai produk dan solusi yang dimiliki, salah satunya Indibiz.
Dalam pemaparannya, peserta mendapatkan informasi mengenai pemanfaatan solusi konektivitas dan digital untuk mendukung operasional serta pengembangan bisnis di era digital.
Selain itu, Andi Setiawan selaku Admin Support Witel Sulbagteng turut memberikan sosialisasi mengenai Sobat Indibiz (Sobiz).
Program ini diperkenalkan sebagai salah satu bentuk keterlibatan masyarakat dalam membantu memperluas akses dan informasi mengenai solusi Indibiz kepada pelaku usaha.
Kehadiran Telkom dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk membangun kolaborasi dengan komunitas dan pelaku UMKM, sekaligus memperkenalkan ekosistem solusi digital yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
Melalui kegiatan “UMKM Naik Kelas: Road to Business Plan 2027”, diharapkan anggota TDA dapat memperoleh wawasan dan perspektif baru dalam menyusun strategi bisnis, sekaligus semakin memahami pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari perjalanan pengembangan usaha menuju 2027. (Rls)



