KABAR LUWUK — Setelah sukses menggelar pendidikan politik di Kecamatan Luwuk Selatan dan Pagimana, kini DPC Gerindra Banggai yang dipimpin Hj. Sulianti Murad kembali menggelar kegiatan yang sama di Kecamatan Bualemo, Sabtu (3/10/2026).
Bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Bualemo A, agenda ini di padati ratusan peserta, terdiri dari komunitas petani, nelayan serta para tokoh se Kecamatan Bualemo.
Mereka tampak antusias mengikuti satu-satunya pendidikan politik yang digagas partai dengan melibatkan masyarakat umum.
Turut hadir Ketua DPC Partai Gerindra Hj. Sulianti Murad, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Banggai Masnawati Muhammad, Anggota DPRD Fraksi Gerindra Suwardi dan Lutfi Samaduri serta sejumlah pengurus DPC dan PAC. Menjadi pemateri dalam agenda ini adalah Ketua KPU Banggai Santo Gotia.
Dalam sambutannya Hj. Sulianti Murad mengatakan, pendidikan politik menjadi salah satu ruang penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kehidupan demokrasi, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya keterlibatan publik dalam proses politik.
“Kegiatan ini membuka ruang bagi warga untuk memperoleh pemahaman mengenai politik, demokrasi, peran partai politik, sekaligus menyampaikan pandangan dan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.
Implementasi kegiatan tersebut kata Sulianti, sebagai wujud konsistensi Partai menjalankan fungsi dalam mendidik dan mencerdaskan rakyat, sehingga bertanggung jawab dalam menggunakan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
“Program ini secara rutin digelar DPC Gerindra Banggai. Mudah- mudahan melalui materi yang disampaikan oleh Ketua KPU bersama anggota DPRD fraksi Gerindra, akan menambah wawasan bagi peserta. Harapan kami, Bapak Ibu dapat menyebarluaskan materi yang diterima kepada warga lainnya,” pintanya.
Sementara itu, Ketua KPU Banggai Santo Gotia, mengapresiasi Pendidikan Politik yang diinisiasi secara rutin oleh DPC Partai Gerindra Banggai.
“Kami sangat mengapresiasi DPC Gerindra Banggai. Dalam pandangan saya sejauh ini, yang saya rasakan, yang paling banyak, yang paling sering menggelar pendidikan politik melibatkan masyarakat umum adalah partai Gerindra,” terangnya.
Menurutnya, pendidikan politik menjadi bagian dari proses membangun masyarakat yang mampu memahami informasi politik, menghargai perbedaan pandangan, serta berpartisipasi secara kritis dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Hal ini sejalan dengan edukasi pemilih berkelanjutan yang terus didorong penyelenggara pemilu.
“Peserta dapat berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat, pemerintahan, kebijakan publik, hingga pentingnya menyampaikan aspirasi,” pungkasnya. (Rls)
