IMIP < Bawaslu-ads
Banggai KepulauanKABAR DAERAH

Pilkada Bangkep 2024: Mencari Pemimpin Visioner, Kompeten, dan Berintegritas

368
×

Pilkada Bangkep 2024: Mencari Pemimpin Visioner, Kompeten, dan Berintegritas

Sebarkan artikel ini
Pilkada Bangkep 2024: Mencari Pemimpin Visioner, Kompeten, dan Berintegritas
Pilkada Bangkep 2024: Mencari Pemimpin Visioner, Kompeten, dan Berintegritas

KABAR LUWUK – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banggai Kepulauan 2024 menjadi sorotan utama masyarakat Kabupaten Bangkep, Sulawesi Tengah saat ini. Dalam konteks kebutuhan mencari kepemimpinan yang visioner, kompeten, dan berintegritas, serta jaringan yang luas.

Pilkada ini diharapkan mampu menghadirkan pemimpin yang dapat memimpin dengan efektif, serta tidak terjebak dalam persoalan hukum yang bisa mengganggu kelancaran pemerintahan.

Pilkada Bangkep 2024: Mencari Pemimpin Visioner, Kompeten, dan Berintegritas

Nadjamuddin Mointang salah satu putra terbaik Bangkep yang kini menjabat sebagai analisis kebijakan madya di Kementerian PAN-RB menilai pencarian pemimpin khususnya pada Pilkada Bangkep 2024 haruslah yang memiliki visi jangka panjang.

Didukung kemampuan untuk memimpin dengan integritas, dan memiliki jaringan yang luas. Hal ini tentulah bukan menjadi tugas yang tidak ringan. Kendati demikian Bangkep itu butuh pemimpin yang mampu membawa Kabupaten Bangkep keluar dari keterpurukan dan ketertinggalan, serta mampu bersinergi dengan civil society, aktivis, pemerhati sosial, dan masyarakat dalam membangun daerah.

“Bangkep butuh kepemimpinan yang visioner, kompeten, berintegritas dan networking  luas, serta tidak tersandera oleh persoalan-persoalan hukum yang pada akhir akan menggangu roda pemerintahan. Paling penting adalah dukungan dari  kesadaran kolektif yang militansi dari civil society, para aktivis, pemerhati sosial dan masyarakat untuk keluar dari  keterpurukan dan ketertinggalan dari kabupaten lainnya di Sulteng,” ucapnya.

Menyikapi hal ini, masyarakat Bangkep kata Nadjamuddin tentu berharap agar calon pemimpin yang akan memimpin Kabupaten Bangkep memiliki dukungan yang kuat dari kesadaran kolektif masyarakat.

“Dukungan dari civil society, para aktivis, pemerhati sosial, dan seluruh lapisan masyarakat dianggap penting guna memastikan bahwa pemimpin terpilih benar-benar mampu menjawab tantangan dan memimpin dengan keadilan serta keberpihakan kepada rakyat,” tambahnya.

Mantan  Kasubag Pemantauan Kinerja di Kemenpan-RB ini melihat, Pilkada Bangkep 2024 bukan hanya sekadar pemilihan kepala daerah, namun juga merupakan momentum penting untuk mewujudkan perubahan yang diharapkan oleh masyarakat.

Dengan kepemimpinan yang visioner, kompeten, dan berintegritas, serta dukungan dari kesadaran kolektif yang militan dari berbagai elemen masyarakat, Kabupaten Bangkep diharapkan mampu melangkah maju dan meraih kemajuan yang lebih baik.

Penting juga katanya pemimpin Bangkep mampu menjembatani hubungan legislatif dan eksekutif sehingga roda pembangunan dapat berjalan sesuai arah dan rencana pembangunan.

Tata kelola administasi di Bangkep sangat butuh perbaikan mendalam, kami di Kemenpan-RB terus memantau hal ini. Inefisiensi APBD dan keterlambatan pembayaran gaji ASN itu adalah indikasi yang kuat bahwa ada banyak persoalan yang harus dibenahi siapapun Bupati Bangkep kedepannya,” tegas Nadjamuddin.

Dimintai tanggapannya terkait kehadiran Fathiyah Suryani Mile yang melakukan pertemuan bersama masyarakat Bangkep di kediaman Lania Laosa. Pria yang akrab disapa bang Nadja ini mengatakan, semua orang khususnya yang ada di Bangkep bisa berasumsi apapun apalagi saat ini merupakan momentum kontestasi politik perhelatan Pilkada Bangkep 2024.

Menurutnya visi kedepan Bangkep  butuh tokoh yang mampu menjembatani potensi laut dan pariwisata dengan pasar nasional & mancanegara. Hal ini tentu saja dimiliki oleh Yani Mile yang telah cukup lama berkecimpung di dunia parawisata di Indonesia.

“Saya rasa pertemuan itu di rumah bapak Lania Laosa merupakan indikasi politik bahwa kemungkinan keduanya maju bergandengan tangan di Pilkada Bangkep dan itu sah-sah saja. Ibu Yani memiliki kemampuan di bidang pariwisata sehingganya arah pembangunan Bangkep nantinya akan menuju ke sana,” tutupnya.

Diakhir penyampaiannya Nadjamuddin Mointang berpesan agar momentum kontestasi politik di Pilkada Bangkep 2024 harus bisa membawa arus perubahan khususnya perbaikan tata kelola pemerintahan yang berbasis SPBE untuk memastikan transparansi pengelolaan anggaran  untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di bumi trikora. (IkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *