IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAHKABAR POLITIK

Pilkada Banggai 2024: Kontestasi Politik Meningkat, PDNW Belum Tentukan Dukungan

635
×

Pilkada Banggai 2024: Kontestasi Politik Meningkat, PDNW Belum Tentukan Dukungan

Sebarkan artikel ini
Muhammad Ma'ruf: Jubir pengurus Daerah Nahdlatul Wathan kabupaten Banggai
Muhammad Ma'ruf: Jubir pengurus Daerah Nahdlatul Wathan kabupaten Banggai

KABAR LUWUK – Pilkada Banggai 2024, Kontestasi Politik Meningkat, PDNW Belum Tentukan Dukungan Pilkada serentak akan kembali digelar sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024 mengenai Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.

Hari yang dinanti itu akan berlangsung pada Rabu, 27 November 2024. Di Kabupaten Banggai, tensi percakapan publik, baik di media sosial maupun di warung kopi, mulai menghangat. Diskusi seputar Pilkada menjadi agenda wajib, mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap kontestasi politik yang akan datang. Rabu 12/6/2024.

Amirudin Tamoreka (AT), yang saat ini menjabat sebagai Bupati Banggai, telah menyatakan niatnya untuk maju kembali dalam Pilkada tahun ini.

Namun, perjalanan AT menuju kursi periode kedua tidak akan mudah, karena beberapa penantang kuat telah muncul. Nama-nama seperti Sulianti Murad dan Herwin Yatim mulai mencuat ke permukaan sebagai kandidat potensial yang siap bersaing.

Pertanyaan besar pun muncul: siapakah yang paling layak memimpin Banggai ke depan dan memenangkan hati rakyat? Masyarakat Banggai masih harus bersabar hingga 27 November untuk mengetahui jawabannya.

Tidak hanya masyarakat umum yang memperhatikan perkembangan Pilkada ini. Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan (PDNW) Kabupaten Banggai juga turut memantau dinamika politik yang sedang berlangsung.

Sebagai salah satu organisasi masyarakat Islam yang memiliki ribuan jamaah serta enam pondok pesantren di beberapa kecamatan di Kabupaten Banggai, PDNW memiliki pengaruh yang signifikan. Namun, organisasi ini memilih untuk tidak tergesa-gesa dalam menentukan arah politiknya.

Melalui juru bicaranya, Ma’ruf, PDNW Banggai menyatakan bahwa mereka belum memberikan dukungan resmi kepada calon manapun.

“Pada prinsipnya kami tidak menutup diri dengan siapapun, kami terbuka terlebih bagi mereka yang tulen memiliki ketulusan niat dan mau mengabdikan diri untuk memajukan daerah Kabupaten Banggai tercinta ini,” ucap Ma’ruf.

Menurut Ma’ruf, sikap PDNW ini perlu disampaikan mengingat banyaknya pertanyaan dari internal pengurus maupun jamaah terkait arah dukungan pada Pilkada tahun ini.

Ia menegaskan bahwa kabar mengenai dukungan PDNW kepada salah satu calon adalah tidak benar. “Perlu kita ketahui bersama dan izin saya sampaikan kepada seluruh abituren, jamaah, dan simpatisan NW di Banggai, bahwa saat ini kita bersama jajaran pengurus lainnya masih bangun komunikasi atau masih dalam proses penjajakan kandidat,” tuturnya.

Dalam menentukan sikap politik untuk Pilkada 2024, Nahdlatul Wathan akan melakukan rapat kerja guna memutuskan arah dukungan secara bersama-sama.

“Setelah semua prosesnya selesai, kami akan gelar rapat kerja untuk memutuskan secara bersama-sama arah politik kami, tentunya dengan meminta pandangan serta arahan dari para tuan guru,” tutup Ma’ruf.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa PDNW Banggai memilih untuk berhati-hati dan mempertimbangkan dengan matang sebelum mengambil keputusan politik.

Hal ini menjadi bukti bahwa dukungan PDNW bukanlah sesuatu yang mudah diperoleh, melainkan harus melalui proses yang mendalam dan penuh pertimbangan.

Dalam suasana Pilkada yang semakin memanas, masyarakat Banggai kini menunggu dengan penuh harap siapa yang akan mendapatkan dukungan dari salah satu ormas Islam terbesar di daerah tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!