KABAR LUWUK – Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah membangun 42 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hingga April 2026 dari target sebanyak 81 gerai KDKMP pada 2026.
“Saya optimis, hingga akhir tahun 2026 sebanyak 81 KDKMP yang ditargetkan mampu tercapai karena sampai saat ini sudah ada 42 unit gerai KDKMP yang sudah dibangun,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (DPMPTPSPKUKM) Bangka, Dian Firnandy di Sungailiat, Kamis.
Sebanyak 39 gerai KDKMP yang belum dibangun, kata dia, masih dalam tahapan verifikasi dan ada juga yang masih dalam tahapan persiapan lahan. Proses verifikasi tersebut dilakukan saat pengurus koperasi mengunggah data-data di Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes).
“Gerai KDKMP dapat menggunakan lahan aset pemerintah desa, BUMN, BUMD atau dari lembaga lain serta lahan hibah dari masyarakat yang sudah disepakati. Gerai KDKMP diutamakan berada di tempat yang strategis supaya mudah dijangkau masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan untuk memastikan program KDKMP berjalan lancar, maka dibentuk satuan tugas (Satgas) KDKMP yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang disesuaikan dengan bidang kerja.
Ada beberapa fungsi dan tugas Satgas KDKMP seperti, percepatan pembentukan, pengembangan ekonomi, fasilitator produksi, penyaluran pinjaman dan infrastruktur.
Dalam hal ini, kata dia, pihaknya sebagai pendukung percepatan pembangunan KDKMP di masing-masing desa dan kelurahan.
Dian Firnandy menjelaskan KDKMP dan BUMDes merupakan lembaga profit di desa atau kelurahan dengan pengembangan usaha yang beriringan.
“Meskipun keduanya merupakan lembaga usaha komersial, namun bukan sebagai kompetitor bahkan saling melengkapi untuk menguatkan ekonomi masyarakat desa,” kata dia.
Dia menjelaskan KDKMP dirancang untuk memperkuat ekonomi desa dan kelurahan, meningkatkan kesejahteraan warga, dan mewujudkan kemandirian pangan. KDKMP berperan sebagai wadah penggerak ekonomi dengan memberdayakan potensi lokal, menyediakan modal usaha yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (ANTARA)



