IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAH

Pemda Banggai Luncurkan Gerakan ‘Stop Boros Pangan’ Untuk Perangi Pemborosan Pangan

714
×

Pemda Banggai Luncurkan Gerakan ‘Stop Boros Pangan’ Untuk Perangi Pemborosan Pangan

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Siapkan Bantuan Beras Tahun 2024, Per KPM Dapat 10 Kg Beras.
Pemerintah Siapkan Bantuan Beras Tahun 2024, Per KPM Dapat 10 Kg Beras.

KABAR LUWUK  – Pemda Banggai Luncurkan Gerakan ‘Stop Boros Pangan’ untuk Perangi Pemborosan Pangan. Pemda Banggai Luncurkan Gerakan ‘Stop Boros Pangan’ untuk Perangi Pemborosan Pangan. Dalam upaya menanggulangi pemborosan pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai resmi meluncurkan Gerakan “Stop Boros Pangan.

” Acara peluncuran ini diselenggarakan di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai pada Kamis (18/1/2024) dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para Camat Kabupaten Banggai.

Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM, AIFO, secara resmi meresmikan gerakan tersebut dan memberikan arahan kepada perwakilan pimpinan OPD Banggai serta para Camat.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengurangi pemborosan pangan. “Jadi tolong terutama kepada camat, Disampaikan kepada masyarakat kita agar ambil makanan sesuai dengan porsi kita,” ujar Bupati Banggai.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Drs. H. Alfian Djibran, M.M., M.H, menjelaskan bahwa program ini bertujuan utama untuk mencegah Food Waste.

Pangan yang sudah tidak layak konsumsi tidak hanya dibuang, melainkan dialihkan untuk kegunaan lain seperti pakan hewan ternak, pupuk kompos, dan kebutuhan industri.

Gerakan “Stop Boros Pangan” juga dirangkaikan dengan Rapat Verifikasi dan Validasi Penyampaian Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Untuk Penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahun 2024.

Bupati Amirudin menekankan pentingnya verifikasi data agar bantuan dapat disalurkan dengan tepat sasaran.

Data terkait menunjukkan bahwa sebanyak 27.364 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Banggai diidentifikasi sebagai penerima bantuan.

Masing-masing Penerima Bantuan Pangan (PBP) akan menerima penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebanyak 60 Kg beras untuk jangka waktu 6 bulan.

Sebagai langkah strategis, Badan Pangan Nasional (BPN) menunjuk Badan Urusan Logistik (Bulog) sebagai penyalur bantuan dan menugaskan transporter untuk mengantarkan bantuan pangan ke desa-desa yang membutuhkan.

Kadis Ketapang menjelaskan bahwa keluarga penerima manfaat akan menerima bantuan langsung ke titik lokasi tanpa biaya transportasi.

Penyaluran bantuan beras akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni dari Januari hingga Maret untuk tahap pertama, dan dari April hingga Juni untuk tahap kedua.

Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi pemborosan pangan dan meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Banggai. ( dkisp) ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!