IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAH

Operasi Keselamatan Tinombala 2024, Kapolres Banggai Pimpin Gelar Pasukan untuk Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas

156
×

Operasi Keselamatan Tinombala 2024, Kapolres Banggai Pimpin Gelar Pasukan untuk Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas

Sebarkan artikel ini
Kapolres Banggai Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Tinombala 2024
Kapolres Banggai Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Tinombala 2024

KABAR LUWUK  – Operasi Keselamatan Tinombala 2024, Kapolres Banggai Pimpin Gelar Pasukan untuk Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas. Kapolres Banggai AKBP Ade Nuramdani, SH, SIK, MM, memimpin gelar pasukan dengan sandi operasi “Keselamatan Tinombala 2024” bertempat di Lapangan Apel Mapolres Banggai, Sabtu (2/3/24) pukul 08.00 Wita.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Kejari Banggai, Ketua DPRD Banggai, dan perwakilan dari berbagai instansi terkait lainnya seperti Kodim 1308 LB, Denpom XII/2-3 Luwuk, Brimob Subden II Den B Pelopor Luwuk, serta Sat Pol PP.

Dalam arahannya, Kapolres Banggai menyampaikan bahwa operasi keselamatan tahun 2024 akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari, mulai dari tanggal 4 hingga 17 Maret 2024.

Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran, dan keselamatan lalu lintas (kamseltibcarlantas) menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H tahun 2024.

“Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas agar lebih tertib, patuh, dan disiplin,” ujar Kapolres Banggai.

Tema yang diangkat untuk operasi tahun ini adalah “Keselamatan Berlalulintas Guna Terwujudnya Indonesia Maju”, yang menekankan pentingnya keselamatan pengguna jalan sebagai fokus utama dalam pelaksanaan operasi.

Sasaran operasi ini mencakup berbagai pelanggaran lalu lintas seperti tidak menggunakan helm yang sesuai standar, melampaui batas kecepatan, pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan sabuk pengaman, pengemudi dalam keadaan mabuk, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, serta pelanggaran terkait dimensi dan muatan kendaraan.

Metode yang digunakan dalam pelaksanaan operasi ini mencakup tindakan preemtif, preventif, dan represif, yang melibatkan penegakan hukum melalui teguran tegas namun simpatik kepada pelanggar.

Diharapkan dengan adanya operasi ini, dapat mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas beserta korban, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas demi terwujudnya situasi kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di Banggai dan sekitarnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!