IMIP < Bawaslu-ads
Derap Nusantara

Lapas Gorontalo Datangkan Penyuluh Agama Untuk Warga Binaan

201
×

Lapas Gorontalo Datangkan Penyuluh Agama Untuk Warga Binaan

Sebarkan artikel ini

KABAR LUWUK, GORONTALO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA, UPT Kanwil Kemenkumham Gorontalo mendatangkan 19 penyuluh agama dari Kementerian Agama Kota Gorontalo untuk mengajar mengaji warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana Dan Anak Didik (Binadik), Kasdin Lato, di Gorontalo, Selasa, mengatakan hal itu bertujuan untuk meningkatkan program pembinaan keimanan dan ketakwaan bagi warga binaan.

“Pada hari ini Alhamdullilah materi pembelajaran Iqro dan tadarus Al Quran dapat langsung didampingi kembali oleh para penyuluh agama dari Kemenag Kota Gorontalo,” ucap Kasdin.

Ia mengungkapkan, dengan kehadiran 19 orang tenaga penyuluh agama dari Kemenag Kota Gorontalo meningkatkan antusias pada warga binaan dalam mengikuti pembelajaran tersebut.

Kasdin menjelaskan, pembelajaran Iqro dan tadarus Al Quran merupakan salah satu Program kegiatan pembinaan rutin dan berkelanjutan yang dilaksanakan setiap hari Senin sampai dengan Kamis dalam sepekan.

Dengan harapan dapat menambah ilmu dan menjadi tolok ukur evaluasi bagi pengelola Taman Pengajian untuk melihat perkembangan kemampuan dan keilmuan para warga binaan yang ada dalam kelas pembelajaran Iqro dan Tadarus.

“Sehingga besar harapan kami agar para warga binaan sebagai santri dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Ketua Umum Tamirul Masjid At-Taubah, Fery Utiarrahman menyampaikan, pembinaan kerohanian itu merupakan salah satu program yang diberikan bagi setiap warga binaan selama menjalani hukuman pidana di Lapas.

Tujuan dari pembinaan kerohanian ini yakni agar warga binaan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT sehingga memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat serta menjadi pribadi yang taat dalam beragama.

“Insya Allah setelah proses pembelajaran bagi warga binaan yang kami istilahkan santri ini selesai akan dilanjutkan dengan evaluasi capaian pembelajaran untuk selanjutnya akan kami gelar wisuda santri sebagai penanda pembelajaran Iqro dan tadarus Al Quran telah selesai dilaksanakan oleh warga binaan tersebut,” pungkas Fery.( Antara) ***
Pewarta : Adiwinata Solihin
Editor : Zita Meirina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!