IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAH

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pencegahan AIDS, Edukasi Siswa Jadi Kunci

802
×

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pencegahan AIDS, Edukasi Siswa Jadi Kunci

Sebarkan artikel ini
PENINGKATAN KAPASITAS OSIS DALAM PENCEHAGAN HIV-AIDS TINGKAT SMP/SMA/SEDERAJAT DIBUKA BUPATI BANGGAI
PENINGKATAN KAPASITAS OSIS DALAM PENCEHAGAN HIV-AIDS TINGKAT SMP/SMA/SEDERAJAT DIBUKA BUPATI BANGGAI

KABAR LUWUK – Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pencegahan AIDS, Edukasi Siswa Jadi Kunci. Upaya pencegahan dan pengendalian AIDS memerlukan peran lintas sektor, karena upaya ini kurang efektif jika hanya menjadi kegiatan medis semata.

Dalam menanggulangi AIDS, diperlukan kolaborasi berbagai perangkat daerah, peran desa, dunia usaha, dan sektor pendidikan baik perguruan tinggi maupun sekolah-sekolah, serta seluruh lapisan masyarakat.

Pentingnya upaya memerangi AIDS membuat edukasi kepada siswa-siswi terkait bahaya AIDS dan cara pencegahannya menjadi salah satu fokus utama.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, M.M. saat memberikan sambutan pada kegiatan Peningkatan Kapasitas OSIS dalam Pencegahan HIV-AIDS Tingkat SMP dan SMA/SMK/sederajat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai pada Selasa, 11 Juni 2024.

Dalam sambutannya, Bupati Amirudin menjelaskan bahwa OSIS merupakan organisasi resmi di sekolah yang berperan sebagai penggerak siswa untuk aktif berkontribusi di sekolah.

OSIS menjadi wadah pembinaan kesiswaan untuk pengembangan minat, bakat, dan potensi siswa, termasuk peningkatan pengetahuan tentang AIDS.

“Ilmu yang kita peroleh ini sangat penting untuk masa depan kita. Pengetahuan ini bukan hanya bermanfaat bagi orang banyak, tetapi juga sangat berguna untuk diri kita sendiri, keluarga, dan orang-orang yang kita sayangi,” kata H. Amirudin.

Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar harapan dari pelaksanaan kegiatan ini dapat terwujud.

Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Banggai, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai berkomitmen untuk tidak meninggalkan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).

 Pemerintah akan terus berusaha mengembalikan kondisi mereka dengan baik. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara komprehensif dari hulu, yakni dengan pendekatan agama, pendidikan, hingga kesehatan reproduksi.

“Kepada masyarakat, saya mengajak untuk tidak mendiskriminasi ODHA. Jika masyarakat bisa menerima ODHA dengan baik, maka mereka akan semakin terbuka. Keterbukaan itu penting untuk penanganan yang baik,” pesan Bupati Amirudin.

Di akhir sambutannya, Bupati Amirudin berharap para siswa-siswi sebagai generasi penerus bangsa dapat membentengi diri dari perilaku negatif serta aktif dalam kegiatan-kegiatan positif.

Kegiatan Peningkatan Kapasitas OSIS dalam Pencegahan HIV-AIDS ini diikuti oleh 50 peserta dari 25 sekolah, terdiri dari 12 SMP/Sederajat dan 13 SMA/SMK/Sederajat.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi tentang HIV/AIDS secara komprehensif dalam upaya pencegahan HIV/AIDS di lingkungan pendidikan, dan dilaksanakan selama sehari.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Banggai, Hj. Rampia Laamiri, S.Sos., M.Kes., mengharapkan peserta dapat benar-benar memahami tentang HIV/AIDS, termasuk cara pencegahannya dan bagaimana penularannya.

Selain itu, ia berharap peserta mampu menyampaikan pencegahan HIV melalui kegiatan OSIS di sekolahnya. “Harus ada sinkronisasi kegiatan OSIS dengan Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Banggai dalam pencegahan HIV/AIDS di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Banggai dr. I Wayan Suartika, M.E., Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Sulawesi Tengah Muslimah L. Gadi, Sekretaris KPA Kabupaten Banggai Hj. Rampia Laamiri, Kabag Prokopim Setda Kabupaten Banggai Muhlis Pampawa, Guru Pendamping, dan sejumlah undangan lainnya.

Dengan adanya kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif dari semua lapisan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan dan pengendalian AIDS di Kabupaten Banggai dapat berjalan lebih efektif dan mencapai hasil yang diinginkan.( humas) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!