IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAH

Kepolisian Resor Banggai Ingatkan Masyarakat, Waspada Penipuan Belanja Beras Online, Ratusan Juta Rupiah Sudah Jadi Korban

1609
×

Kepolisian Resor Banggai Ingatkan Masyarakat, Waspada Penipuan Belanja Beras Online, Ratusan Juta Rupiah Sudah Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Tio Tondy
Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Tio Tondy

KABAR LUWUK –  Kepolisian Resor Banggai Ingatkan Masyarakat, waspada penipuan belanja beras Online, ratusan juta rupiah sudah jadi korban. Kepolisian Resor Banggai memberikan peringatan serius kepada masyarakat terkait maraknya penipuan belanja daring atau online, yang kini semakin sering terjadi dan telah menyebabkan kerugian signifikan bagi banyak korban.

Khususnya, polisi mengingatkan akan modus penipuan jual beli beras melalui media sosial, seperti Facebook, yang telah merugikan ratusan juta rupiah.Jum,at 5/1/2024.

Kepala Satuan Reskrim Polres Banggai, AKP Tio Tondy, mengungkapkan bahwa penipuan tersebut biasanya dimulai dengan postingan di media sosial yang menawarkan penjualan beras dalam grup jual beli.

Selanjutnya, pelaku dan korban berkomunikasi melalui aplikasi Messenger dan WhatsApp, hingga akhirnya setuju untuk melakukan transaksi.

“Hingga keduanya bersepakat untuk melakukan transaksi,” ujar Tio Tondy, menjelaskan modus operandi penipuan tersebut. Kasat Reskrim menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat dan memberikan beberapa tips untuk menghindari penipuan online.

Tio Tondy menyarankan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan penawaran apapun, dan sebelum melakukan transaksi, sebaiknya memeriksa dan memastikan kembali keaslian penjual dan barang yang ditawarkan.

Disarankan pula untuk berbelanja hanya di situs yang terpercaya serta melakukan pengecekan akun media sosial penjual barang online.

“Dalam menggunakan media sosial, pastikan untuk lebih bijaksana. Kesalahan dalam menggunakan media sosial bisa berujung pada masalah hukum dan penjara, khususnya jika terlibat dalam penipuan online sesuai dengan Pasal 28 ayat (1) UU ITE, yang dapat dikenakan hukuman maksimal 6 tahun penjara,” tambahnya.

Peringatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko penipuan online, khususnya terkait jual beli beras.

Kepolisian mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam bertransaksi online demi melindungi diri dari potensi kerugian finansial akibat tindakan penipuan.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!