Menyapa Nusantara

Kemendes: Pengurus Dilibatkan Agar Siap Meneruskan Kopdes Merah Putih

×

Kemendes: Pengurus Dilibatkan Agar Siap Meneruskan Kopdes Merah Putih

Sebarkan artikel ini

KABAR LUWUK – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal mengungkapkan aspirasi dari tingkat desa agar kepala desa dan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) selalu dilibatkan sehingga inisiatif nasional itu bisa dilanjutkan oleh mereka.

“Sehingga, nanti ketika KDKMP sudah berjalan dua tahun dan dilepas oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, desa dan pengurus koperasi desa sudah siap untuk meneruskan berjalannya KDKMP,” kata Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto di Jakarta, Senin.

Oleh karena itu, dia pun mengusulkan jika dalam waktu dekat terhadap pengurus-pengurus yang sudah siap untuk beroperasi ini bisa disosialisasikan terlebih dahulu secara virtual, sehingga para kepala desa hingga pengurus mengetahui waktu dimulainya operasionalisasi, barang-barang yang akan masuk ke desa, hingga manajemen KDKMP itu sendiri.

Pihaknya pun menyatakan siap untuk memfasilitasi sosialisasi tersebut, agar semuanya memiliki pemahaman yang sama.

“Karena keberhasilan kopdes ini tentu ya ruh perjuangannya mesti terasa juga di tingkat desa, mau warganya, kepala desanya, BPD-nya, pengurus kopdesnya. Kalau mereka tidak merasa memiliki saya kira sulit akan ini tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian dan lembaga akan terus dilakukan guna mempercepat operasionalisasi KDKMP di seluruh Indonesia.

Saat ini, kata menteri yang akrab disapa Zulhas itu, setidaknya sudah tersedia 35.408 titik lahan yang siap dibangun, sebanyak 25.625 titik dalam proses pembangunan, dan sudah 5.714 titik KDKMP selesai dibangun.

“Ini (KDKMP) program unggulan, program yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Ini memang harus kita tuntaskan tahun ini, agar dampaknya kopdes bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Dia menargetkan pada bulan Juni-Juli 2026 setidaknya sudah ada 30.000 KDKMP yang beroperasi, sehingga pada 2027 bisa memberikan dampak dan bermanfaat bagi masyarakat.

Nantinya, kata dia, KDKMP tidak hanya menjadi off taker, menyuplai bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menjadi pangkalan LPG, agen pupuk serta menjadi tempat distribusi bantuan sosial. Harapannya, KDKMP akan menjadi pusat perekonomian di desa-desa seluruh Indonesia. (ANTARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *