Bawaslu-ads
KABAR DAERAHTerkiniTolitoli

Kebakaran di Toli-Toli Hanguskan 385 Rumah, 400 Kepala Keluarga Mengungsi

2617
×

Kebakaran di Toli-Toli Hanguskan 385 Rumah, 400 Kepala Keluarga Mengungsi

Sebarkan artikel ini

Tercatat Satu Warta Meninggal Saat Kebakaran Terjadi

KABAR LUWUK, TOLI-TOLI – Kebakaran hebat terjadi Minggu (2/2/2020) sekira pukul 22.30 wita di pemukan padat penduduk kompleks pelabuhan container Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Boalan, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah. Api yang merembet cepat itu menghanguskan sekira 385 rumah yang rata-rata terbuat dari material kayu. Tercatat sebanyak 400 kepala keluarga terpaksa harus diungsikan dan tinggal sementara di tenda penampungan yang dibangun BPBD bersama instansi terkait lainnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi kepada polisi, api diduga bermula dari rumah Iskandar Pambi yang saat itu tidak berada di rumah. Kebakaran di rumahnya itu baru diketahui saat anaknya bernama Karmila menyusulnya ditempat kerja membersihkan cengkeh.

“Anak saya kasih tahu bahwa rumah mereka terbakar. Kebetulan saat itu saya lagi tidak berada di rumah, saya lagi membersihkan cengkeh di rumah Hansah,” kata Iskandar kepada polisi.

Harun Ulalata (48) saksi lainnya mengatakan, pada saat kejadian dia sedang berada di bawah rumahnya yang berbentuk rumah panggung. Saat itu ia sedang mengangkat tanah, kemudian dia melihat api di rumah Iskandar tepatnya dari kamar Syamsudin. Harun bersama warga lainnya kemudian mencoba memadamkan api secara manual dengan menggunakan ember akan tetapi api semakin membesar sehingga dia berteriak untuk meminta tolong kepada warga sekitar.

Berdasarkan data kepolisan, kebakaran itu menyebabkan satu warga bernama Saleh (50) meninggal sementara sebanyak 400 KK harus diungsikan setelah 385 rumah yang kebanyakan terbuat dari kayu di kompleks itu rata dengan tanah.

Upaya memadamkan api terkendala minimnya jumlah armada milik Damkar kendati telah dibantu instansi lainnya namun api merembet dengan cepat, kuatnya angin laut yang berhembus menyebabkan api sulit dikendalikan.

Sekira lima jam api baru bisa dijinakan, warga kemudian ditampung di tenda pengungsian yang dibangun BPBD Toli-Toli disekitar lokasi kebakaran.

Kasubbid Humas Polda Sulteng Kompol Sugeng mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Satreskrim Resort Toli-Toli demikian juga jumlah kerugian masih dalam proses pendataan. Diperkirakan jumlah kerugian materil mencapai puluhan miliar. Pasalnya warga hanya berhasil menyelamatkan sejumlah dokumen penting sementara barang lainnya hangus dilapap si jago merah.

Saat ini warga di Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Boalan, Kabupaten Toli-Toli membutuhkan uluran tangan berupa kebutuhan pokok. Mereka berharap pemerintah dan masyarakat dapat membantu kesulitan mereka. (IkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *