KABAR LUWUK – Kebakaran di Mesin PLTD Luwuk Sebabkan Pemadaman Listrik di Seluruh Kota. Insiden kebakaran yang terjadi pada mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Luwuk menyebabkan pemadaman listrik di seluruh wilayah kota Luwuk.
Kejadian ini memicu gangguan signifikan yang berpotensi berlangsung selama beberapa hari, tergantung pada tingkat kerusakan dan proses perbaikan yang diperlukan. Senin 17/6/2024. Bu

Menurut penjelasan Erik, Manajer PLTD Luwuk, kebakaran tersebut terjadi akibat korsleting yang memicu munculnya asap tebal dan api pada kubikel bagian bawah mesin.
“Kami pertama kali melihat asap dari sisi kubikel bagian bawah, kemudian api mulai muncul.
Upaya untuk memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) tidak berhasil karena angin kencang yang membuat api semakin membesar,” ujarnya kepada awak media.
Tim pemadam kebakaran Kabupaten Banggai segera dihubungi untuk membantu memadamkan api.
Selain itu, pihak PLTD Luwuk juga mengoperasikan sistem pemadam kebakaran Higran yang dimiliki.
Meskipun demikian, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan yang signifikan pada mesin pembangkit.
Erik menjelaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap investigasi, namun diduga kuat akibat korsleting listrik.
Area yang terdampak kebakaran ini terhubung dengan beberapa pembangkit listrik lainnya di luar PLTD Luwuk, termasuk PLTA Tenaga Air Daerah Hanga-Hanga yang membutuhkan waktu untuk kembali dioperasikan.
“Kami akan berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang mengelola distribusi listrik.
Ada kemungkinan sebagian area dapat segera dinormalkan setelah kondisi mesin pulih dan kering,” tambah Erik.
Ia juga menegaskan bahwa beberapa daerah seperti Hanga-Hanga dan sekitarnya terdampak cukup parah, sementara untuk arah kota sebagian besar area tidak terdampak langsung.
Pemadaman listrik ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi warga kota Luwuk, namun pihak PLTD Luwuk berjanji akan bekerja keras untuk memperbaiki kerusakan secepat mungkin dan memulihkan aliran listrik ke seluruh wilayah yang terdampak.
Erik menutup keterangannya dengan menyampaikan permohonan maaf dan meminta masyarakat untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung.( MAM) **