Polres Palu Ungkap Prostitusi Online Bertarif Tiga Juta Semalam

oleh -

KABAR LUWUK, PALU – Kasus prostitusi online berhasil diungkap oleh Sat Reskrim Polres Palu, pada tanggal 7 Agustus 2020, tepatnya disebuah hotel yang terletak di Jalan Patimura, Kelurahan Lolu Utara Kecamatan Palu Selatan. Dalam kasus tersebut ada dua pria inisial MA alias DO dan FE alias TA yang diamankan karena diduga sebagai pemegang akun Michat saksi inisial JI dan DW.

Kedua tersangka memiliki peran yang berbeda dalam kasus protitusi online tersebut, dimana MA alias DO perannya adalah membuat akun di akun media sosial MiChat dengan nama akun TES dan mengunakan foto profil perempuan yakni inisial JI dengan menerangkan bahwa bertempat tinggal di Kota Palu. Setelah pelaku MA mendapatkan pria dengan tariff yang sudah ditentukan, barulah pria tersebut bertemu dengan JI dan melakukan hubungan badan.

Baca Juga  Ketua Umum PB Alkhairaat Prihatin Hadirnya Sejumlah Media Gunakan Nama Perguruan Alkhairaat

“Tarifnya itu satu kali ketemu Rp800 ribu itu per jam, kalau harga Rp3 juta semalam atau waktu yang lama. Jadi saksi inisial JI ini sudah berada di kamar hotel,” kata AKBP Moch Sholeh, Senin (10/8) saat memberikan pres release.

Kemudian untuk peran FE alias TA yakni melakukan penyewaan kamar di hotel, setelah memesan kamar tersangka ini juga membuat akun di MiChat dengan inisial EW. Dan aksinya tetap sama yakni mencari laki-laki yang siap membayar  DW dengan  harga sama dengan JI. “ Jadi saat berhasil melakukan transaksi tersangka ini mendpatkan uang Rp150 ribu hingga Rp200 ribu,” jelas Sholeh.

Dalam kasus ini pasal yang disangkakan yakni pasal 45 ayat 1 undang-undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman pidana paling lama enam tahun. “ Saat ini kasus ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Sat Reskrim Polres Palu,” ujar Sholeh.

Baca Juga  Lantik Relawan AT-FM di Kintom, Amir Tamoreka Ajak Seluruh Pendukungnya Berpolitik Santun

Pengakuan tersangka MA alias DO yakni telah melakukan aksi protistusi online baru lima bulan di Kota Palu, dikarenakan diwilayah Provinsi Gorongtalo pasaran JI dan DW sudah turun, sehingga ke Kota Palu dengan tariff yang masih mahal. “ Saya bolak-balik Gorongtalo, jadi saya hanya diajak oleh perempuan ini untuk membuat akun di MiChat,” terangnya. (WAH)