KNKT Investigasi Tenggelamnya KM Lintas Timur

oleh -

KABAR LUWUK, Palu – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sejak beberapa hari terakhir telah berada di Kabupaten Banggai. Kedatangan tim KNKT itu berkaitan dengan tenggelamnya KM Lintas Timur diperairan wilayah Banggai Laut. Bambang Irawan salah seorang investigator KNKT, Minggu (9/6) mengatakan, kedatangangan mereka ke wilayah Kabupaten Banggai merupakan rangkaian dari investigasi tenggalamnya KM Lintas Timur.

Dijelaskan Bambang Irawan, pihaknya akan melakukan investigasi selama tiga hari di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Banggai Laut sebagai titik dilaporkannya tenggelam KM Lintas Timur. Langkah awal untuk melakukan investigasi itu, KNKT akan melakukan wawancara terhadap korban selamat bernama Yakob, termasuk akan ke pelabuhan pertama keberangkatan KM Lintas Timur di Bitung Sulawesi Utara.

Baca Juga  Beri Dukungan Satgas Madago Raya, Gubernur Sulteng Kunjungi Pos Kotis Tokorondo

“Kita akan wawancarai salah seorang korban selamat termasuk mendatangi wilayah Balut serta ke Bitung sebagai lokasi awal sebelum kapal bertolak,” kata Bambang Irawan.

Ditambahkan Bambang Irawan, KNKT selama ini terus melakukan koordinasi dengan Basarnas untuk mengumpulkan data terkait kronologis tenggelamnya KM Lintas Timur, termasuk mengapa tidak adanya signal darurat yang dipancarkan kapal saat terjadi keadaan darurat.

=== Berikut Video Proses Evakuasi ABK Korban Tenggelamnya KM Lintas Timur

Dijelaskan juga oleh Bambang Irawan, KNKT katanya melakukan pemeriksaan dan investigasi terkait kecelakaan kapal termasuk kapal kargo. KNKT tidak bisa menduga-duga terkait kecelakaan KM Lintas Timur karena harus berdasarkan data. Terkait investigasi katanya KNKT akan mendatangi pelabuhan keberangkatan karena disana jelas merupakan pihak yang mengetahui segala sesuatu berkaitan dengan kapal yang sebelum berangkat termasuk berat muatan dan kelayakan lainnya.

Baca Juga  Polsek Nuhon Amankan Pelaku Penghinaan Almarhum Habib Saggaf Muhammad Aljufri

Hanya saja saat itu, Bambang Irawan belum mau memberikan keterangan berkaitan dengan apa saja yang menjadi kemungkinan sehingga KM Lintas Timur bisa tenggelam, termasuk memberikan keterangan berkaitan dengan kesimpulan akhir. Sebabnya karena saat ini KNKT masih melakukan investigasi.

Upaya pencarian dan pertolongan saat ini  masih terus berlangsung. Pencarian dihari ke enam ini dilakukan oleh Tim SAR gabungan melalui jalur laut yang difokuskan ke lokasi penemuan satu orang jenazah oleh nelayan di perairan Bolubung Kecamatan Bulagi Utara. (ikb)