Klarifikasi Pihak RSUD Luwuk Soal Ambulance dan Jenazah Bayi Ditelantarkan

oleh -

Keluarga Tidak Pernah Minta Bantuan Ambulance, Karena Sudah Pesan Kendaraan Sendiri

KABAR LUWUK, BANGGAI – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk, melalui Direktur RSUD, dokter NHD Gunawan, membantah jika pihaknya menelantarkan jenazah bayi dari perempuan bernama Risnawati asal Desa Benteng, Kecamatan Toili, yang sempat viral di berbagai pemberitaan online dan postingan media sosial sejak hari Senin (16/9/2019).

Menurut dokter NHD Gunawan, pihak keluarga tidak pernah meminta bantuan pihak RSUD untuk menyediakan Ambulance, karena telah memesan kendaraan pribadi dari Kecamatan Toili sesuai inisiatif pihak keluarga. Hal itu dibenarkan pihak keluarga, Rahim Dg. Patiwi, yang ditemui di RSUD Luwuk, Selasa (17/9/2019).

Baca Juga  Gubernur Sulteng Meminta BPR Ikut Peran Dalam Meningkatkan Perekonomian Dalam Penyaluran Kredit UMKM

Menurut keterangan Rahim Dg. Patiwi, sejak pagi Senin (16/9), keluarga sudah menunggu kedatangan kendaraan pribadi yang didatangkan dari Toili. Hanya saja, hingga waktu menjelang siang, kendaraan tak kunjung tiba, hanya informasi yang diterima bahwa kendaraan sudah menuju ke Luwuk. Tak ingin menunggu lama, salah satu keluarga bernama Limin, berinisiatif untuk membawa Bayi tersebut dengan menggunakan kendaraan roda dua tanpa sepengetahuan pihak RSUD. Keterangan dari Rahim Dg. Patiwi, ketika sudah berada di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Simpong, Luwuk Selatan, Limin dicegat seorang ojek yang kemudian menawarkan bantuan kendaraan Ambulance milik salah satu Partai Politik.

Rahim Dg. Patiwi sendiri mengaku pihak keluarga tidak mengetahui mengapa ada postingan yang sempat viral terkait bayi milik Risnawati yang jenazahnya ditelantarkan. Menurut Rahim, itu adalah ulah dari oknum yang tidak bertanggungjawab. Hingga saat ini, Tim Liputan Media Diskominfo Banggai, sedang menelusuri pemilik akun yang postingannya belum bisa dipertanggungjawabkan tersebut.

Baca Juga  Polsek Toili, TNI dan Satgas Covid Gerak Cepat Penyemprotan Densifektan, Guna Tekan Penambahan Angka Covid 19

Risnawati sendiri kini tengah mendapat perawatan untuk pemulihan kondisi pasca meninggalnya bayi pada saat akan melahirkan. Sementara jenazah bayi Risnawati telah dikebumikan di Desa Benteng, Kecamatan Toili. (IKB/keterangan resmi Kominfo Banggai)