KABAR LUWUK – Dampak kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah menyebabkan kebutuhan Air Bersih mulai sulit di dapatkan.
Untuk memperoleh kebutuhan dasar itu, warga terpaksa harus merogoh kocek membeli air seharga Rp120 ribu per tandon berukuran 1200 Liter.
Problem ini dialami warga yang bermukim di Desa Talima B, Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Kondisi tersebut mendorong DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai bergerak cepat menurunkan bantuan air bersih kepada warga di wilayah itu, Senin (19/10/2026) malam.

Penyaluran dilakukan menggunakan mobil tangki, dan dikawal langsung oleh Pengurus PAC Kecamatan Balantak.
Senyum bahagia pun terpancar dari wajah warga, saat menyambut bantuan air bersih tersebut.
Kepada media ini, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Banggai Hj. Sulianti Murad mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak kemarau, terutama warga yang mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air bersih.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih di tengah situasi yang sulit,” ucapnya.
Ia mengatakan, di tengah kondisi kemarau, air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat, mulai dari keperluan memasak, minum, mandi dan mencuci.
“Disituasi ini, hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua, tentang pentingnya perhatian dan kepedulian bersama untuk membantu sesama,” pungkasnya.
Warga pun mengucapkan terimakasih atas kepedulian partai di tengah situasi sulitnya memperoleh air bersih.
“Terimakasih Ibu Hj. Sulianti Murad bersama pengurus partai yang telah bergerak cepat membantu meringankan beban kami khususnya di Desa Talima B,” ucap salah seorang warga.
Untuk diketahui, DPC Gerindra Banggai berencana menurunkan bantuan susulan pada Selasa (20/10/2026) malam, dengan menyasar pemukiman yang belum tercover saat penyaluran sebelumnya. (Rls)



