Bupati Banggai Baca Puisi Dipembukaan FSB 2019

oleh -

KABAR LUWUK, Luwuk – Festival Sastra Banggai (FSB) 2019 yang digagas oleh Komunitas literasi Babasal Mombasa, dibuka dengan resmi oleh Bupati Banggai, Ir. H. Herwin Yatim, MM. Pembukaan Festival yang tahun ini memasuki tahun ketiganya itu dilaksanakan pada hari Minggu (30/6) bertempat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Teluk Lalong, Luwuk.

Direktur FSB, Yanti Malale mengawali acara dengan membacakan laporan pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya, dua Curator FSB, Ama Achmad dan Neni Muhidin, tampil membawakan pengantar sekaligus menjelaskan tentang pelaksanaan kegiatan FSB, yang kali ini mengangkat tema ‘Musim-musim yang Memberi Tanda.’

Sementara, Bupati H. Herwin Yatim, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa perhatian pemerintah terhadap kegiatan FSB, adalah sebagai perwujudan dari visi dan misi Pemkab Banggai, dibawah kepemimpinan dirinya bersama Wabup H. Mustar Labolo, khususnya misi ke-lima, yakni Mewujudkan Pengembangan Nilai-Nilai Agama, Kearifan Lokal dan Budaya.

Baca Juga  Kunker Bupati Banggai Pantau Langsung Empat Kecamatan Dalam Penanganan Covid 19

Di penghujung sambutan, Bupati H. Herwin Yatim, yang sebelumnya telah didaulat oleh penyelenggara acara, membacakan sebuah puisi berjudul ‘Hujan Bulan Juni’ yang merupakan karya dari Sapardi Djoko Damono. Puisi yang dibacakan bupati itu mendpat sambutan luar biasa para tamu undangan dan warga yang hadir dalam pelaksanaan FSB.

Tahun ini FSB menghadirkan sejumlah penulis, sastrawan, musisi, dan pegiat literasi dari beberapa kota di Indonesia, termasuk sastrawan dari Malaysia yang tergabung dalam Rumah Ripta.

Penulis yang akan hadir dalam FSB 2019 antara lain, Adimas Immanuel (penyair, Jakarta), Brian Khrisna (novelis, Bandung), Reza Nufa (novelis, Bogor), Edi Mulyono (Diva Press, Yogyakarta), dan Ibe S. Palogai (penyair, Makassar). Selanjutnya, Caroline Monteiro (aktivis perempuan, Jakarta), Trinity (penulis traveling), Dea Anugrah (penyair, esais, Jakarta), Maman Suherman (pegiat literasi, penulis, Jakarta), serta Safar Banggai (cerpenis, Banggai Laut). Selain itu, hadir juga Lily Yulianti Farid (cerpenis, Makassar), Shinta Febriyani (penyair, Makassar), Gede Robi (aktivis lingkungan, vokalis band rock Navicula), dan Culture Project (Palu). (ikb)