Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAHTerkini

Hasil Swab PDP Meninggal Dunia di Nambo Terkonfirmasi Negatif Corona

457
×

Hasil Swab PDP Meninggal Dunia di Nambo Terkonfirmasi Negatif Corona

Sebarkan artikel ini
lokasi pemakaman (foto : dok tempo.co)

KABAR LUWUK, BANGGAI – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) warga Kecamatan Nambo yang meninggal di Puskesmas Nambo pada Selasa (14/4/2020) ternyata hasil pemeriksaan uji swab yang dilakukan di laboratorium Makassar terkonfirmasi negatif corona virus desase atau covid-19. Hal itu diungkap juru bicara Pusdatina covid-19 Sulteng Drs Haris Kariming.

Diterangkan Haris Kariming, PDP yang meninggal di Puskesmas Nambo itu sempat membuat wilayah Kabupaten Banggai geger. Bahkan proses pemakaman sempat terjadi penolakan warga, padahal PDP berusia 42 tahun itu dimakamkan dengan standar pasien covid-19. Sehingganya tidak perlu ditakutkan apalagiterjadi penolakan. Bahkan terbukti hasil swab PDP ini ternyata terkonfrimasi negatif.

“Hasil koordinasi barusan gugus covid 19 Dinkes Provinsi  Sulteng baru mendapat info lisan dari laboratorium Makassar bahwa PDP Banggai yang meninggal dunia di Banggai itu , terkonfirmasi negatif. Nanti finalnya akan kita sampaikan pada rilis update Pusdatina covid-19 hari ini,” terang Haris Kariming.

Kendati demikian pihak Dinkes Provinsi Sulteng akan menunggu surat resmi untuk kemudian dimasukkan dalam laporan data pusdatina gugus tugas covid-19 nasional.

Terpisah Kapolres Banggai AKBP Budi Priyanto dimintai keterangannya mengatakan, pihaknya juga telah menerima informasi bahwa PDP yang meninggal di Kecamatan Nambo itu terkonfirmasi negatif corona. Olehnya itu Kapolres Banggai mengimbau agar masyarakat tidak lagi menyebarkan informasi bohong atau menyesatkan. Siapapun yang menyebarkan hoax kata AKBP Budi Priyanto akan ditindak sesuai dengan perundangan yang berlaku.

Tidak hanya itu, Kapolre Banggai juga memperingatkan agar warga tidak melakukan penolakan pemakaman jenazah karena bakal ditindak karena itu melanggar hukum. Perwira dua melati ini memastikan setiap pemakaman PDP dan terkonfirmasi positif corona bakal menjalani proses sesuai standar WHO dan Kemenkes RI. (IkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *