BanggaiKABAR DAERAH

DPC Gerindra Banggai Gelar Pendidikan Politik Libatkan Masyarakat Umum

×

DPC Gerindra Banggai Gelar Pendidikan Politik Libatkan Masyarakat Umum

Sebarkan artikel ini

KABAR LUWUK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Banggai menggelar Pendidikan Politik yang melibatkan masyarakat umum di Aula Kantor Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan bertema “Peningkatan Kesadaran dan Partisipasi Politik Masyarakat serta Kader dalam Mewujudkan Demokrasi yang Berkualitas” itu menjadi ruang edukasi untuk memperkuat pemahaman warga tentang pentingnya berperan aktif dalam kehidupan demokrasi.

Puluhan peserta dari berbagai kalangan masyarakat Luwuk Selatan mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

Hadir membuka acara Ketua DPC Gerindra Banggai, Hj. Sulianti Murad, didampingi Wakil Ketua I DPRD Banggai Hj. Wardani Murad Husain, anggota DPRD Fraksi Gerindra Masnawati dan Suwardi.

DPC Gerindra Banggai Gelar Pendidikan Politik Libatkan Masyarakat Umum

Turut hadir sebagai narasumber Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Banggai, Hidayat Helingo.

Dalam sambutannya, Sulianti Murad menegaskan bahwa pendidikan politik merupakan tanggung jawab penting yang harus dijalankan partai politik sebagai upaya membangun kualitas demokrasi di tengah masyarakat.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik seperti jalan, gedung, maupun pertumbuhan ekonomi. Kesadaran demokrasi masyarakat juga harus menjadi bagian dari pembangunan agar tercipta kehidupan berbangsa yang lebih sehat.

“Pembangunan sebuah daerah tidak hanya berbicara tentang jalan, gedung, dan ekonomi. Pembangunan juga harus menyentuh kesadaran demokrasi masyarakat,” ujarnya.

Sulianti menekankan bahwa demokrasi yang berkualitas membutuhkan masyarakat yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab, bukan sekadar menjadi penonton dalam proses politik.

Ia mengingatkan bahwa setiap suara memiliki nilai penting karena dari proses demokrasi lahir pemimpin yang menentukan arah kebijakan dan pembangunan daerah.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memandang politik sebagai sarana mengatur kehidupan bersama, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

Menurutnya, politik yang bermartabat harus mampu melahirkan pemimpin yang berpihak kepada rakyat serta menghadirkan kebijakan yang membawa kemajuan.

Selain itu, Sulianti mengapresiasi kehadiran KPU Kabupaten Banggai dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara partai politik, penyelenggara pemilu, dan masyarakat menjadi modal penting untuk membangun demokrasi yang sehat, dewasa, dan bermartabat.

“Kita boleh berbeda pilihan politik, berbeda pandangan, bahkan berbeda dukungan. Tetapi kita tetap memiliki tujuan yang sama, yakni membangun Kabupaten Banggai, menjaga persatuan masyarakat, dan mewariskan demokrasi yang lebih baik kepada generasi mendatang,” tuturnya.

Sementara itu, narasumber dari KPU Banggai, Hidayat Helingo, memberikan apresiasi atas inisiatif Gerindra yang melibatkan masyarakat umum dalam pendidikan politik.

Menurutnya, kegiatan semacam ini masih jarang dilakukan karena sebagian besar program pendidikan politik partai selama ini lebih banyak berfokus pada kader internal.

“Ini saya lihat banyak dari masyarakat biasa. Yang mengawali kegiatan pendidikan politik dengan melibatkan masyarakat seperti ini baru pertama kali dilakukan Gerindra,” katanya.

Hidayat berharap langkah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi partai politik lainnya untuk memperluas pendidikan politik kepada masyarakat.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa demokrasi berjalan melalui sistem yang melibatkan pemilih, peserta, dan penyelenggara pemilu dengan peran masing-masing.

Ia menegaskan bahwa KPU bertanggung jawab pada aspek teknis penyelenggaraan pemilu, Bawaslu menjalankan fungsi pengawasan, sedangkan DKPP memastikan penyelenggara bekerja sesuai aturan.

Menurutnya, pemilih memiliki posisi yang sangat strategis karena tanggung jawab warga tidak berhenti setelah mencoblos di TPS, tetapi juga mencakup pengawasan terhadap jalannya demokrasi dan penyampaian aspirasi.

Pemilih itu penting dan strategis, tidak hanya sampai di TPS. Pemilih juga memiliki kewajiban melakukan pengawasan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua I DPRD Banggai, Hj. Wardani Murad Husain, mengingatkan masyarakat agar menjadikan pengalaman politik sebelumnya sebagai pelajaran dalam menentukan pilihan ke depan.

“Demokrasi intinya rakyat memilih. Kalau kerajaan, raja yang memilih,” ujarnya.
Wardani mengajak masyarakat menggunakan pertimbangan yang bijaksana serta memohon petunjuk Allah SWT dalam memilih pemimpin karena amanah kepemimpinan merupakan tanggung jawab besar.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dialog interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pertanyaan dan aspirasi kepada para narasumber, sementara panitia menyiapkan hadiah bagi peserta yang aktif bertanya.

Melalui kegiatan ini, DPC Gerindra Kabupaten Banggai berharap kesadaran politik masyarakat semakin meningkat, sehingga lahir pemilih yang cerdas, kritis, santun dalam menyikapi perbedaan pilihan, serta mampu menjaga persatuan demi terwujudnya demokrasi yang semakin berkualitas di Kabupaten Banggai. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *