IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAH

Banggai Krisis Listrik, Ibarat PLN Tampar Bupati Pada Program “Banggai Terang”

3168
×

Banggai Krisis Listrik, Ibarat PLN Tampar Bupati Pada Program “Banggai Terang”

Sebarkan artikel ini
Banggai Krisis Listrik, Ibarat PLN Tampar Bupati Pada Program “Banggai Terang”
Banggai Krisis Listrik, Ibarat PLN Tampar Bupati Pada Program “Banggai Terang” (Foto : Hartech Genset)

Keterbatasan Suplay Bahan Bakar Jadi Alasan PLN

KABAR LUWUK – Kabupaten Banggai dalam beberapa pekan terakhir ini akan terjadi pemadaman arus listrik terjadwal yang dilakukan oleh PLN UP3 Luwuk. Hal ini menandakan Kabupaten penghasil gas di Provisinsi Sulawesi Tengah ini sedang mengalami krisis listrik.

Humas PLN pada siaran informasi pemberitahuan yang disebar di sejumlah grub Whastapp menyebutkan, pemadaman bergilir itu karena adanya keterbatasan suplay bahan bakar untuk mesin Pembangkit Listrik Tenaga Disel serta bersamaan beberapa mesin PLTM mengalami ganguan.

Banggai Krisis Listrik, Ibarat PLN Tampar Bupati Pada Program “Banggai Terang”
Banggai Krisis Listrik, Ibarat PLN Tampar Bupati Pada Program “Banggai Terang” (Foto : Hartech Genset)

Tentu saja apa yang dilakukan oleh PLN UP3 Luwuk ini sangat tidak sejalan bahkan disebut tidak mendukung Program ‘Banggai Terang’ menjadi salah satu prioritas kepemimpinan Bupati Banggai Amirudin Tamoreka dan Wakil Bupati Furqanuddin Masulili.

Program ‘Banggai Terang’ merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Banggai untuk menyediakan sarana lampu jalan di seluruh wilayah Kabupaten Banggai dan juga pasokan listrik yang baik.

“Apa yang terjadi beberapa hari ini berupa pemadaman listrik terjadwal dengan alasan pasokan BBM yang terbatas merupakan sebuah tamparan bagi pemerintah saat ini yang serius menjadikan Banggai Terang,” kata Risal warga Kilongan.

Untuk itu warga berharap pemerintah daerah dan DPRD Banggai bisa segera melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mencari akar masalah dan mencarikan solusinya.

Pasalnya dengan krisis energi listrik seperti ini dapat berefek pada terganggunya perekonomian masyarakat.

“Harus itu Pemda dan DPRD Banggai panggil itu PLN dan duduk bersama, tanyakan apa masalahnya untuk dipecahkan bersama. Listik ini sumber perputaran ekonomi, tanpa listrik so tidak bisa apa-apa torang ini,” sambung Prayudi.

Sejumlah warga berencana melakukan aksi menyasar ke kantor PLN, Pemda Banggai dan DPRD Banggai. Mereka rencana akan mendesak pemadaman terjadwal siang dan malam selama delapan hari itu dapat dibatalkan.

Menurut warga justru PLN UP3 Luwuk dinilai menghambat dan menggangu tercapainya upaya Pemda Banggai dalam program Banggai Terang. Sejumlah warga bahkan membuat pernyataan lelucon terkait program itu, “Banggai Terang, Beken Tereng”.  (IKB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!