IMIP < Bawaslu-ads
KABAR DAERAHMorowali Utara

Bahas Aksi yang Berujung Anarkis, Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Banggai Hadiri Rapat Koordinasi di Polres Morowali

457
×

Bahas Aksi yang Berujung Anarkis, Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Banggai Hadiri Rapat Koordinasi di Polres Morowali

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas II Non TPI Banggai, Wijaya Adibrata bersama jajarannya, Dandim 1311 Morowali/Morut, L etkol Infanteri Constantinus Rusmanto.

KABAR LUWUK, MORUT – Pasca terjadinya aksi yang berujung anarkis di kawasan industri PT. GNI, sejumlah pihak langsung bergerak cepat dalam mengupayakan situasi dan kondisi kemanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Morowali Utara dapat kondusif. Salah satunya adalah dengan melakukan rapat koordinasi unsur terkait.

Rapat koordinasi yang dilaksanakan di Polres Morowali Utara, Minggu (15/1/2023), dipimpin langsung Kapolres Morowali Utara, AKBP Imam Wijayanto, SIK ikut dihadiri Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas II Non TPI Banggai, Wijaya Adibrata bersama jajarannya, Dandim 1311 Morowali/Morut, L etkol Infanteri Constantinus Rusmanto.

Dalam rapat tersebut, secara tegas unsur pimpinan masing-masing instansi dan institusi sangat menyayangkan terjadinya aksi yang berujung anarkis, bahkan terjadi bentrokan dan kerusuhan serta mengakibatkan adanya pembakaran maupun penjarahan didalam kawasan PT. GNI.

Kakanim Kelas II Non TPI Banggai, Wijaya Adibrata kepada wartawan mengatakan, pihaknya sangat menyangkan kejadian tersebut. Sehingga, dirinya meminta agar semua pihak dapat menahan diri dan tidak ikut termakan provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Keberadaan investasi di Morowali Utara harus disyukuri dan ikut kita jaga bersama. Sekaitan dengan kehadiran kami, untuk melakukan koordinasi terkait keterlibatan TKA dan melihat secara keseluruhan persoalan yang terjadi. Jika ada pelanggaran, dari TKA maka akan dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku,” tuturnya. ( Wardi ) ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!