BanggaiKABAR DAERAH

PT Koninis Fajar Mineral Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers di Kabupaten Banggai

×

PT Koninis Fajar Mineral Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers di Kabupaten Banggai

Sebarkan artikel ini

KABAR LUWUK – PT Koninis Fajar Mineral (KFM) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan insan pers se-Kabupaten Banggai, Minggu (8/3/2026), di Kelurahan Maahas.

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara perusahaan tambang nikel itu dengan para jurnalis yang bertugas di daerah tersebut.

Ketua panitia pelaksana, Suwardi Kanjae, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para insan pers yang telah menghadiri kegiatan buka puasa bersama tersebut.

Ia berharap hubungan silaturahmi antara PT KFM dan media di Kabupaten Banggai dapat terus terjalin dengan baik ke depannya.

PT Koninis Fajar Mineral Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers di Kabupaten Banggai

Menurutnya, program KFM Berbagi telah lama dijalankan oleh perusahaan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya kepada kaum dhuafa dan anak yatim di sekitar wilayah operasional.

“Insyaallah kegiatan ini mendapat berkah dari Allah serta semakin mempererat kerja sama antara media dan PT KFM,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan insan pers, Imam Muslik, juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Cabang PT KFM Aprianus Lande serta Najmi selaku Kepala Teknik Tambang (KTT) KFM atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap sinergitas dan kerja sama antara media dan perusahaan dapat terus terjalin sehingga komunikasi yang baik antara kedua pihak dapat terus terbangun.

Sementara itu, Najmi menyampaikan bahwa pihaknya menyadari sektor pertambangan seringkali memiliki stigma kurang baik di masyarakat. Namun demikian, PT KFM berupaya memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat sejak mulai beroperasi.

Saat ini, kata Najmi, PT KFM telah menyerap sekitar 1.200 tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, sekitar 72 persen merupakan putra daerah, sehingga terjadi transfer pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat lokal.

“Konsep tambang yang kami bangun adalah memanfaatkan seluruh cadangan sumber daya nikel secara optimal, sehingga ke depan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi daerah dan masyarakat,” jelasnya.

PT KFM mulai beroperasi sejak tahun 2021 dengan target peningkatan pengelolaan produksi sebesar satu juta metrik ton per tahun, dengan rencana operasional hingga 15 tahun ke depan.

Selain itu, perusahaan juga berencana meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar wilayah tambang melalui program penanaman kakao dengan membagikan bibit kakao unggulan kepada masyarakat lingkar tambang.

Selama lima tahun beroperasi, rata-rata produksi ore nikel PT KFM mencapai sekitar 1,5 juta metrik ton per tahun. Perusahaan tersebut memiliki wilayah izin usaha pertambangan (IUP) seluas 2.738 hektare.

Namun hingga saat ini, luas area bukaan tambang yang telah dikelola baru sekitar 65 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 12 hektare telah direvegetasi dan 15 hektare lainnya telah direklamasi.

Najmi juga menambahkan bahwa tantangan terkait keselamatan kerja (safety) terus menjadi perhatian perusahaan, dengan harapan standar keselamatan dapat dipahami hingga ke tingkat masyarakat.

“Sejauh ini hubungan dengan masyarakat berjalan cukup baik dan sudah terbangun sinergitas antara perusahaan dan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Irwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *