BanggaiKABAR DAERAH

Luwuk Kota Berair Dilanda Krisis Air Bersih, Warga Minta Bupati Evaluasi PDAM

×

Luwuk Kota Berair Dilanda Krisis Air Bersih, Warga Minta Bupati Evaluasi PDAM

Sebarkan artikel ini

KABAR LUWUK – Julukan Luwuk sebagai kota berair kini terasa ironis. Sejumlah wilayah perkotaan hingga kelurahan di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dilanda krisis air bersih. Pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dilaporkan mengalami gangguan selama beberapa pekan terakhir.

Akibat kondisi tersebut, aktivitas warga terganggu. Air bersih yang seharusnya mengalir setiap hari ke rumah-rumah warga kini sulit didapatkan, bahkan di beberapa wilayah air tidak mengalir sama sekali.

Bagi warga yang memiliki kemampuan ekonomi, solusi sementara adalah membeli air bersih dari mobil tangki dengan harga yang relatif mahal. Namun, bagi warga yang tidak memiliki cukup uang, terpaksa menimba air dari sungai maupun sejumlah mata air yang masih tersedia di sekitar permukiman.

Luwuk Kota Berair Dilanda Krisis Air Bersih, Warga Minta Bupati Evaluasi PDAM
Gambar Ilustrasi

“Kami sudah beberapa minggu kesulitan air. Kalau punya uang bisa beli air tangki, tapi tidak semua warga mampu,” ujar salah seorang warga Luwuk.

Kondisi ini memicu keluhan dan kekecewaan masyarakat. Warga menilai krisis air bersih yang terus berulang menunjukkan lemahnya tata kelola air di Kabupaten Banggai.

Mereka menduga permasalahan utama bukan semata faktor teknis, melainkan buruknya manajemen pengelolaan air oleh PDAM.

Warga pun mendesak Bupati Banggai untuk segera turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja PDAM. Mereka berharap pemerintah daerah tidak hanya memberikan solusi sementara, tetapi juga langkah konkret agar krisis air bersih tidak terus terulang.

“Luwuk ini dikenal sebagai kota berair, tapi kenyataannya kami justru kesulitan air. Kami minta Bupati segera mengevaluasi PDAM dan memperbaiki tata kelola air,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM maupun Pemerintah Kabupaten Banggai terkait penyebab pasti terganggunya pasokan air bersih tersebut serta langkah penanganan yang akan dilakukan. (Irwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *