IMIP < Bawaslu-ads
BanggaiKABAR DAERAH

Kerusakan Parah Jembatan Pasca Banjir, Desa Samaku dan Toiba Terisolasi Butuh Perhatian Pemda

424
×

Kerusakan Parah Jembatan Pasca Banjir, Desa Samaku dan Toiba Terisolasi Butuh Perhatian Pemda

Sebarkan artikel ini
Usai Banjir, Jembatan Samaku Butuh Perhatian Pemda
Usai Banjir, Jembatan Samaku Butuh Perhatian Pemda

KABAR LUWUK  – Kerusakan Parah Jembatan Pasca Banjir, Desa Samaku dan Toiba Terisolasi Butuh Perhatian Pemda. Pasca terjadinya banjir yang melanda wilayah Desa Samaku dan Desa Toiba, Kecamatan Bualemo, Sulawesi Tengah pada minggu lalu, kini warga setempat dihadapkan pada masalah serius akibat kerusakan parah yang dialami oleh jembatan utama yang menghubungkan kedua desa tersebut.

Jembatan yang juga merupakan bagian dari Jalan Trans Sulawesi ini mengalami kerusakan yang signifikan, menyebabkan isolasi bagi kedua desa tersebut.Rabu 21/2/2024.

Menurut Fiqah Bendahara Pimpinan Komisariat IMM Fakultas Agama Islam Unismuh Luwuk, sejak banjir melanda se minggu lalu, tidak hanya jembatan yang mengalami kerusakan, tetapi juga pipa air bersih yang menjadi sumber kebutuhan utama warga Desa Samaku.

Kerusakan ini mengakibatkan ketersediaan air bersih menjadi langka di wilayah tersebut, menimbulkan dampak serius terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Kami sangat mengkhawatirkan kondisi ini dan meminta perhatian khusus dari pemerintah daerah dan dinas terkait untuk segera menangani permasalahan ini,” ujar Fiqah, yang juga merupakan warga Desa Samaku.

Tidak hanya itu, kondisi jembatan yang saat ini sangat buruk juga menimbulkan kekhawatiran bagi keselamatan masyarakat. Mereka terpaksa harus menyeberang menggunakan batang kelapa sebagai pengganti jembatan yang rusak, meningkatkan risiko kecelakaan yang dapat mengancam nyawa mereka.

Mengingat pentingnya jembatan ini sebagai jalur utama yang menghubungkan antara kedua desa serta merupakan bagian dari Jalan Trans Sulawesi, maka perbaikan yang cepat dan tepat diperlukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Oleh karena itu, para warga Desa Samaku dan Desa Toiba bersama-sama menyerukan kepada Bupati Banggai untuk segera mengambil tindakan yang diperlukan guna memperbaiki jembatan dan memastikan pasokan air bersih bagi warga Desa Samaku.

Saat ini, masyarakat setempat berharap agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini dan segera melakukan langkah-langkah konkrit untuk mengatasi masalah ini sebelum berdampak lebih besar pada kehidupan sehari-hari mereka.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *