Sinergitas Media Massa Dengan TNI AD, Pusterad Gelar Sarasehan Hadirkan Sejumlah Media di Indonesia

oleh -

KABAR LUWUK, JAKARTA – Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, Direktur Pusat Informasi Teritorial Pusterad Brigjen TNI Jajah Subarjah, selaku Pimpinan Umum penyelenggara, menghadirkan 3 Narasumber.

Narasumber Pertama adalah Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo RI) diwakili Dirjen IKP oleh Prof. Dr. Widodo Muktio, dengan materi yang disampaikannya “Sinergitas Media Massa dengan TNI AD dalam Publikasi Binter di Era Revolusi Industri 4.0”.

Narasumber Kedua adalah Ketua Dewan Pers Prof. M. Nuh dengan materi “Media Massa Sebagai Wahana Edukasi Masyarakat Guna Memperkokoh Persatuan Dan Kesatuan Bangsa”.

Narasumber Ketiga adalah Pakar Komunikasi dari UNPAD Bandung, Abie Besman, S.Sos., M.Si, dengan materi “Peran Media Massa Dalam Mewujudkan Stabilitas Pembangunan Nasional”.

Baca Juga  Subholding Upstream Pertamina Gelar Media Gathering Secara Daring

Pada kesempatan tersebut, Widodo Muktio menyampaikan bahwa komunikasi adalah darah kehidupan ( _life blood_). Apabila komunikasi tidak tersampaikan dengan baik dapat melahirkan disharmoni dalam interaksi sosial di tengah masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang demikian dinamis, kini banyak berkembang hoaks.

Terkait hal tersebut, dalam konteks manajemen pengaturan konten internet negatif, maka pada tingkat hulu perlu digerakkan literasi terhadap masyarakat dan di tingkat hilir dilakukan pemutusan akses. . Sedangkan Prof Nuh menguraikan bahwa, bahwa komunikasi pada hakekatnya adalah menyambungkan pikiran dan pengetahuan yang terputus satu sama lain agar terwujudnya pemahaman bersama atas isu yang berkembang di tengah masyarakat. Dijelaskan bahwa prinsip dasar komunikasi adalah penguasaan substansi, pemilihan bahasa dan mematuhi etika.

Baca Juga  Subholding Upstream Pertamina Gelar Media Gathering Secara Daring

Sementara itu Abie Besman menjelaskan, bahwa untuk mengatasi terjadinya miskomunikasi dan malkomunikasi, yang utama adalah referensi, yakni kita harus dapat membangun masyarakat yang mampu menyaring informasi melalui referensi informasi yang benar yang dipegang masyarakat.

Di sela-sela acara, Direktur Pusat Informasi Teritorial Pusterad Brigjen TNI Jajah Subarjah, selaku Pimpinan Umum penyelenggara menjelaskan, peserta kegiatan ini dihadiri sejumlah 157 orang terdiri dari para Kapendam, Kapenrem serta wartawan dari seluruh Indonesia. Adapun kegiatan sarasehan tersebut mengambil tema “Pusterad Bersama Media Massa Bersinergi Membangun Negeri”.

Direktur PIT Pusterad menjelaskan, bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan sinergitas Pusterad dengan media massa dalam rangka mendukung publikasi kegiatan Binter TNI AD guna mewujudkan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh serta kemanunggalan TNI dan rakyat.

Baca Juga  Subholding Upstream Pertamina Gelar Media Gathering Secara Daring

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan sinergitas Pusterad dengan media massa dalam rangka mendukung publikasi kegiatan Binter TNI AD guna mewujudkan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh serta kemanunggalan TNI dan rakyat,” ungkap Brigjen TNI Jajah Subarjah Sebagaimana diketahui, kegiatan sarasehan tersebut dipandu oleh moderator Dr. Margaretha Hanita S.H., M.Si.). (Ril/Dispenad)