Masyarakat Kutai Kartanegara Nikmati Jargas Rumah Tangga

oleh -
Warga memeriksa meteran gas dari Perusahaan Gas Negara (PGN) di Rusun Kebon Kacang, Jakarta, Rabu (3/7/2019). Kementerian ESDM menargetkan jumlah Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga akan mencapai 293.533 sambungan pada 2020. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/ama.

KABAR LUWUK, KUTAI KERTANEGARA – Pemerintah terus mengoptimalkan pemerataan pemanfaatan gas bumi di Indonesia melalui jaringan gas (jargas) rumah tangga. Sebagai komitmen membantu pemerintah, khususnya Kementerian ESDM dan Ditjen Migas, PGN sebagai subholding gas PT Pertamina Persero selaku penerima penugasan pemerintah melaksanakan gas in pada pelanggan rumah tangga di Kutai Kartanegara. Gas in dilaksanakan secara bertahap mulai 17 Februari sampai dengan Juni 2021.

Area Head PGN Jakarta, Sheila Merlianty, menjelaskan bahwa sebanyak 2.301 sambungan rumah (SR) telah rampung dibangun dengan dana APBN 2020, dengan persebaran lokasi mencakup Desa Semangko, Desa Sebuntal, dan Desa Bunga Putih, Kecamatan Kartanegara, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Sumber pasokan berasal dari Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) dengan alokasi pasokan sekitar 0,1 MMSCFD. Hal ini merupakan bentuk sinergi dalam grup holding migas dalam melayani kebutuhan akses energi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Jargas merupakan program yang digagas oleh Kementerian ESDM dan Ditjen Migas guna mengurangi subsidi BBM dan LPG dengan memanfaatkan gas alam domestik yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung. Di Kutai Kartanegara, sekitar 5.000 SR yang dibangun dengan dana APBN 2019 juga telah dinikmati masyarakat dan saat ini dioperasikan PT Pertagas Niaga. Kemudian per November 2020 lalu, Pertagas Niaga menambah jargas sebanyak 1.176 SR dengan APBN 2020.

“Kami berharap pembangunan jargas ke depan akan lebih massif. Gas bumi merupakan energi baik yang praktis, efisien, aman, dan stabil 24 jam nonstop untuk penggunaan sehari-hari, sehingga rumah tangga mendapatkan manfaat langsung,” kata Sheila dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/2).

PGN berkomitmen membantu pemerintah dalam mempercepat program jargas sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat besar penggunaan gas bumi. Pada tahun 2021, PGN akan membangun jargas dengan dana APBN sebanyaK 120.776 SR, serta lebih dari 360.000 SR dengan skema mandiri dan kerjasama.

Sebelum gas in di Kabupaten Kutai Kartanegara, dilaksanakan sosialisasi terkait berlangganan gas dan keamanan dalam menggunakan gas untuk kebutuhan sehari-hari pada 2 Februari 2021. Sosialisasi diselenggarakan secara daring (Jakarta – Tarakan- Kutai Kartanegara) dan disaksikan langsung oleh sekitar 20 perwakilan daerah setempat dengan tetap melaksanakan protokol Kesehatan yang berlaku selama pandemi Covid-19. (Sumber: BeritaSatu.com)