Dit Res Narkoba Polda Sulteng Gagalkan Upaya Peredaran Sabu Seberat Satu Kilogram

oleh -

KABAR LUWUK, PALU – Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Sulawesi Tengah terus menunjukan grafik peningkatan yang kemudian menimbulkan keprihatinan berbagai pihak. Pasalnya Sulawesi Tengah saat ini tercatat sebagai salah satu daerah jalur edar potensial narkoba jaringan antar provinsi. Kendati demikian perang terhadap peredaran narkoba terus dilakukan jajaran Direktorat Narkoba Polda Sulteng. Hasilnya Selasa (11/2/2020) Dit Narkoba Polda Sulteng berhasil mengamankan seorang kurir berinisial HI (27) warga Palembang Provinsi Sumatera Selatan yang kedapatan membawa Sabu seberat satu kilogram.

Menariknya HI berhasil membawa narkoba jenis sabu itu melewati tiga bandara internasional namun tertangkap saat hendak turun dari salah satu maskapai penerbangan di Bandara Sis Aldjufrie Palu. Narkoba seberat satu kilogram itu disembunyikan HI dalam sepatu yang dipakainya. Pada masing-masing sepatu tersembunyi narkoba sebesar setengah kilogram.

Baca Juga  Kapolda Sulteng Cek Pos Sekat Ops Madago Raya Yang Berada Di Wilayah Kecamatan Palolo

“DitResnarkoba Polda Sulteng, sebelumnya petugas mendapatkan informasi dari masyarakat akan adanya seseorang yang membawa narkotika jenis sabu dengan menumpang salah satu maskapai nasional. Setelah dia tiba di bandara lalu yang bersangkutan kita tangkap, barang bukti berupa sabu satu kilogram, uang, handphone, tas dan sepatu tempat menyembunyikan narkoba,” terang Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik.

Sebelumnya jajaran Ditres Narkoba Polda Sulteng koordinasi dengan pihak bandara, pelaku lalu diamankan saat memasuki ruang kedatangan dan dilakukan penggledahan, ternyata didalam tas yang dibawa telah disimpan dua plastik besar kristal putih didalam sepatu warna hitam yang diduga sabu dengan berat kurang lebih 1 Kg sabu.

Dari keterangan HI dikembangkan dan mengarah kepada orang yang diduga sebagai pemesan atau pengendali peredaran narkoba jenis sabu tersebut yang ternyata berasal dari Rutan Maesa Palu. Setelah melakukan koordinasi dengan Kepala Rutan, petugas langsung melakukan penggeledahan di Blok rutan lelaki berinsial YH. Polisi saat itu berhasil menyita dua buah handphone yang diduga terdapat pembicaraannya dengan pelaku HI.

Baca Juga  1,7 Kg Sabu di Musnahkan, Polda Sulteng Selamatkan Masyarakat 14.217 Orang

“Pelaku HI, saat ini diamankan di Ditresnarkoba Polda Sulteng berikut barang bukti berupa dua plastic kristal putih diduga sabu 1 Kg, uang tunai Rp 650.000, sepasang sepatu warna hitam, satu buah ransel, satu buah tas kecil warna coklat, satu buah hand phone dan KTP atas nama HI,” tambah Kabid Humas.

Terhadap pelaku diancaman dengan pasal 112 UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara minimal lima tahun dan maksimal hukuman penjara seumur hidup. Kasus itu saat ini kata Kabid Humas masih dalam penggembangan penyidik. Untuk saat ini dalam kasus itu telah ditetapkan satu orang tersangka namun tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah.

Baca Juga  1,7 Kg Sabu di Musnahkan, Polda Sulteng Selamatkan Masyarakat 14.217 Orang

Pada kesempatan itu Kabid Humas Polda Sulteng menyampaikan terima Kasih kepada masyarakat yang sampai saat ini masih mempunyai kepedulian untuk memberikan informasi dan melapor kepada Polri tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Sulawesi Tengah. Polda Sulteng dan jajaran akan terus berkomitmen memberantas peredaran gelap narkoba di Sulteng dan menindak tegas para pelakunya. (IkB)