Cemburu Membias Samurai Ditebas

oleh -

KABAR LUWUK, PALU – Cemburu terhadap pasangan salah satu tanda sayang dan cinta, namun apa yang dilakukan oleh AM (26) Lagarutu, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Palu Selatan kelewat batas. Lantaran cemburu berlebihan dan tidak tertahankan, dirinya nekat membacok AR (23) warga Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kamis (21/11) sekira pukul 18.30 wita tepat di depan rumah pelaku. Akibat bacokan itu, AR mengalami sejumlah luka dan membutuhkan perawatan medis di RS Bhayangkara Palu.

Kapolres Palu, AKBP Moch Soleh kepada sejumlah wartawan, Jumat (22/11) sekira pukul 13:30 wita di depan ruang SatReskrim menjelaskan, kronoligis kejadian pembacokan itu bermula saat pelaku hendak pergi ke Mesjid An-Namirah untuk menunaikan sholat Maghrib, ketika itu pelaku melihat korban pergi ke tujuan yang sama.

Usai melaksanakan sholat, pelaku sengaja memiliki keluar terlebih dahulu dan pulang kerumahnya untuk mengambil senjata tajam sejenis Samurai. Pelaku mengetahui jika tidak lama lagi korban akan melintas di depan rumahnya olehnya itu pelaku menunggu korban. Benar saja tidak lama berselang korban yang tidak curiga lalu melintas depan rumah pelaku yang kemudian diserang secara tiba-tiba menggunakan samurai. Dua bacokan yang dilakukan AM melukai lengan dan pinggul AR.

“Guna menyelamatkan diri, korban lalu kembali ke arah mesjid mencari pertolongan sementara pelaku langsung melarikan diri. Tapi tidak berselang lama pelaku berhasil diciduk di Jalan Merpati tanpa perlawanan. Motifnya pelaku merasa cemburu kepada istrinya yang dia duga berhubungan dengan korban,” jelas AKBP Moch Sholeh.

Kendati demikian polisi masih melakukan penyidikan kasus itu, termasuk akan melakukan pemeriksaan narkoba terhadap pelaku. Selain itu polisi juga akan mendalami motif lainnya dibalik pembacokan itu. Akibat perbuatannya itu, AM yang telah ditetapkan sebagai tersangka di ancam dengan pasal 351 ayat 2, atau pasal 353 ayat 1 dan 2, dengan ancaman 4 hingga 7 tahun penjara. (IkB)