Tidak Kunjung Pulang Saat Melaut, Basarnas Cari Warga Desa Abason Totikum

oleh -

KABAR LUWUK, BANGKEP – Kantor pencarian dan pertolongan Palu pada Senin (15/6/2020) menerima laporan dari Hamrati warga Desa Abason, Kecamatan Totikum yang melaporkan salahsatu keluarganya bernama Eko (30) tidak kunjung kembali ke rumah usai berpamitan melaut di perairan Abason. Usai menerima laporan itu Kakansar Palu, Basrano kemudian memerintahkan jajarannya melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban.

Basrano kepada media ini mengatakan, pada tanggal 14 Juni 2020 pukul 05.20 wita, Korban bernama Eko  (30) pergi melaut mencari ikan di perairan Desa Abason Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulteng. Biasanya korban pulang melaut pada sore hari dihari yang sama. Namun hingga kejadian itu dilaporkan, korban belum juga kembali.

Baca Juga  Bulog Banggai Mulai Salurkan Beras PPKM

“Keluarga dibantu masyarakaat setempat telah melakukan pencarian korban hilang, namun sampai dengan dilaporkannya berita ini korban belum ditemukan, sehingga kami segera mengerahkan personil melakukan pencarian dan pertolongan,” terang Basrano.

Dijelaskan Basrano, jumlah korban yang dilaporkan ada satu orang, diperkirakan lokasi orang hilang melaut itu ada pada garis lintang 1° 16′.17.91”S – 123° 36’12.99”E, sehingga personil heading 120.69° jarak 96.71 Km dari Pos SAR Luwuk dengan estimasi sampai pada hari Senin 16 Juni 2020 sekira pukul 20.00 Wita di Pelabuhan Bangkep.

Sebelum mengerahkan personilnya, Basrano melakukan terlebih dahulu  precom, excom, menyiapkan peralatan operasi, menyiapkan APD dan langsung memberangkatkan tim rescue ke lokasi operasi. Pada proses pencarian dan pertolongan itu unsur yang terlibat yakni Tim Rescue Pos SAR Luwuk 5 orang, BPBD Bangkep dibantu masyarakat sekitar.

Baca Juga  Kapolres Banggai Pimpin Upacara Pemakaman Wakapolres Almarhum Kompol Reki Hendra Lumintang

“Untuk peralatan yang kita gunakan berupa, satu unit Truck Personil, Peralatan Komunikasi serta peralatan SAR pendukung lainnya. Hingga berita ini diterbitkan korban belum juga ditemukan. (IKB)