Tidak Diajak Melaut, Anggota Kelompok Nelayan di Toili Ancam Ketua Gunakan Parang

oleh -

Pelaku Ditangkap Polisi di Rumahnya Tanpa Perlawanan Dalam Kondisi Mabuk

KABAR LUWUK, BANGGAI – Aparat Kepolisian Sektor Toili menangkap seorang pria berinisial AL (34) warga Desa Rata, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, karena melakukan pengancaman dan pengrusakan, Selasa (23/3/2021).

Peristiwa itu berawal laporan korban di SPKT Polsek Toili bahwa pelaku yang berprofesi sebagai nelayan tersebut telah mengancam dan merusak pintu rumah korban.

“Pelaku ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan,” kata Kapolsek Toili AKP Candra SH.

Dari hasil interogasi, AKP Candra menyebutkan, bahwa hubungan antara korban dengan pelaku adalah sesama nelayan di Desa tersebut. Korban adalah ketua kelompok nelayan sedangkan pelaku adalah anggota kelompok yang beranggotakan delapan orang.

Baca Juga  IMIP Dorong Rehabilitasi Mangrove Hadapi Global Climate Change

“Aksi itu dilakukan pelaku karena adanya kecemburuan sosial,” sebut AKP Candra.

Sebab, AKP Candra mengungkapkan, dimana saat melaut mencari ikan pelaku jarang dilibatkan oleh korban padahal dirinya adalah anggota kelompok nelayan.

“Karena hal tersebut dan pelaku tengah dirasuki pengaruh miras, sehingga nekat merusak pintu rumah dan mengancam korban,” ungkap AKP Candra.

Saat ini pelaku tengah ditahan di Mapolsek Toili guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. (MjB/Rls)