Tempa Prajurit Korem 132/Tadulako Melalui Jam Komandan

oleh -

Salah Satu Sarana Cegah Pelanggaran Anggota

KABAR LUWUK, PALU – Membina dan membentuk prajurit agar selalu mempunyai jiwa disiplin dalam melaksanakan tugasnya adalah Komitmen Komandan Korem 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita dalam kepemimpinannya. Salahsatunya melalui kegiatan Jam Komandan. Kegiatan ini adalah salah satu cara yang dilakukannya untuk berkomunikasi secara langsung kepada seluruh anggota untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan tugas maupun kondisi langsung para prajuritnya.

Pada pelaksanaan Jam Komandan yang dilaksanakan di Aula Manggala Sakti . Pada Senin (06/01/2020) pagi. Danrem 132/Tadulako memimpin Jam Komandan.

Dalam pengarahannya Danrem 132/Tdl Kolonel Inf Agus Sasmita menyampaikan prajurit dan PNS TNI mempunyai tugas pokok berdasarkan UU No 34 tahun 2004 tentag TNI yaitu OMP atau Operasi Militer Perang dan OMSP atau Operasi Militer Selain Perang yang merupakan pedoman prajurit diantaranya mempertahankan kesaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah NKRI, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Artinya yang diutamakan prajurit adalah tugas pokoknya atau tugas negara.

Baca Juga  Tim BPK Sulteng Dapat Respon Dari Gubernur Laksanakan Pemeriksaan Kinerjanya

Melihat situasi gelobal saat ini yang agak memanas, dapat dilihat dari ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, sehingganya perlu dipupuk semangat setiap prajurit baik dalam situasi OMP atau OMSP.

“Siapapun itu, negara manapun itu, kita tidak inginkan terjadi perang apalagi perang dunia ke III karena dampaknya ke kita juga. Termasuk situasi regional kita lihat juga agak memanas di laut Cina Selatan atau sekitaran Pulau Natuna,” ujar Danrem.

Masing masing negara yang ada disekitar itu merasa memiliki kepentingan dan mengklaim wilayah itu adalah miliknya. Demikian pula situasi Nasional juga misalnya di wilayah Papua yang sampai saat ini masih ada kelompok yang ingin memisahkan diri dari NKRI yang tentunya membutuhkan prajurit TNI. Termasuk sebagian wilayah yang mengalami bencana alam baik banjir maupun tanah longsor semua itu harus kita siap untuk melaksanakan tugas membantu saudara saudara kita yang mengalami musibah. Dari gambaran siatuasi diatas baik Global, Regional maupun situasi nasional kita sebagai prajurit TNI tidak boleh lengah untuk siap siaga menghadapi tugas.

Baca Juga  Kapolsek Bunta" Pentingnya Kesadaran Dalam Menekan Angka Covid-19

Oleh karena itu, beberapa penekanan yang ingin Danrem sampaikan yakni pertama masing masing satuan kerja termasuk perorangan harus melaksanakan evaluasi program dan non program yang sudah dilaksanakan sebelumnya tahun 2019, sehingga di tahun 2020 tidak terjadi permasalahan, sekaligus menjadi kesiapsiagaan prajurit Korem 132/Tadulako.

Untuk di tahun 2020, Danrem meminta profesional prajuritnya harus lebih ditingkatkan. Baik itu pada OMP maupun OMSP melalui latihan demi latihan.

“Tugas kita sudah ada pada masing masing prajurit sehingga kita bekerja harus sesuai dengan tataran dan kewenangannya. Sebagai seorang prajurit harus profesional di bidangnya, jago tembak hingga jago perang, bela diri seperti youngmodo paling tidak melatih kepekaan diri namun bukan untuk bersikap arogan” tambahnya.

Pada Jam Komandan itu Danrem minta prajuritnya agar senantiasa menjaga nama baik satuan, nama baik diri sama keluarga serta kurangi kerugian negara dengan cara jangan ada pelanggaran sekecil apapun, karena prajurit TNI itu dibiayai oleh negara sehingga kalau kita melanggar maka rugi negara membiayai mereka.

Baca Juga  Wagub Sulteng Pimpin Rapat Rehap dan Rekon Dampak Bencana Pasigala

Personil Korem 132/Tadulako sebagai prajurit teritorial harus mampu bersinergi dengan komponen bangsa lainnya, membangun komunikasi, silaturahmi kepada aparat siapa saja di wilayah dengan baik, bina hubungan baik dengan semua elemen yang ada di wilayah sehingga dalam melaksanakan tugas bisa bersama sama saling bersinergi.

Terakhir Danrem 132/Tadilako meminta prajuritnya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah sang pencipta, karena prajurit harus faham siapa dirinya dan hendak kemana sebagai manusia di dunia ini.

“Hidup hanya sekali dan nantinya kita harus pertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT di akhirat kelak. Mari tingkatkan keimanan dan ketaqkwaan kepada tuhan, semoga¬†di tahun 2020 kita semua bisa lebih baik lagi semoga Allah Tuhan Yang Kuasa memberikan petunjuk dan lindungannya sehingga kita dapat melaksanakan tugas pengabdian kita kepada Negara dan Bangsa” tutup Kolonel Inf Agus Sasmita diamini seluruh prajuritnya. (IKB sumber Penrem 132/Tadulako)