Pemuda di Basuki Rahmat jadi Korban Penganiayaan, Pelaku Diduga Debt collector

oleh -

KABAR LUWUK, PALU – Seorang pemuda bernama Albert (20) di Kota Palu, jadi korban penganiayaan. Penganiayaan itu terjadi di depan Toko Dunia Game, Jalan Basuki Rahmat, Kamis (16/7/2020) sekitar pukul 12.00 WITA.

Kapolres Palu AKBP H Moch Sholeh,SIK.SH.MH membenarkan kejadian penganiayaan tersebut. Lanjut Kapolres Sholeh, pihaknya mendapat informasi dari korban bahwa pelaku berjumlah 3 orang.

“Pelaku diduga sebagai Debt collector, karena kedatangannya di tempat kerja korban bermaksud mengambil sebuah mobil,” kata Kapolres Sholeh, Kamis malam.

Kata Kapolres Sholeh, kejadian berawal saat korban berada dalam toko dunia game di Jalan Basuki Rahmat sedang melayani pelanggan  untuk menyuntik game. Tiba-tiba, ada 3 orang lelaki tidak dikenal masuk ke dalam toko mencari anak pemilik toko dan bermaksud ingin mengambil sebuah mobil warna putih milik Maria si pemilik toko dunia game.

Baca Juga  Pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah Akan Memberi Bonus 1 Unit Rumah Bagi Atlet Peraih Mendali Emas.

Ketika ketiga orang mengambil kunci mobil yang ditaruh di meja, korban langsung menghalang- halangi pelaku dan salah satu pelaku langsung menganiaya korban dengan alat listrik tesser.

“Sehingga korban menderita luka berdarah sepanjang 30 cm di bagian perut sebelah kiri. Kemudian pelaku melarikan diri dengan membawa mobil toyota rush warna hitam nomor polisi belum diketahui,” terang Kapolres Sholeh.

Saat ini para pelaku tengan dalam pencarian dan pengejaran polisi, kendati demikian sejumlah bukti telah dikantongi polisi terkait identitas para pelakunya. (IkB/Rls)