“Palu SeaFood Festival 2019” Momentum Bangkitnya Sektor Pariwisata

oleh -

KABAR LUWUK, PALU – Geliat sejumlah sektor di Sulawesi Tengah pasca bencana hingga kini terus bertumbuh menuju arah positif dengan peningkatan signifikan. Salah satu sektor yang geliatnya tidak kalah cepat yakni sektor jasa yang ruang lingkupnya masuk dalam ranah pariwisata. Even “Palu SeaFood Festival 2019” yang akan digelar Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Sulteng bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah dihadarkan sebagai penanda bangkitnya multi sektor ini.

Kegiatan yang akan digelar pada Sabtu dan Minggu (23–24 November 2019) pekan ini di Taman GOR bermaksud menumbuh kembangkan peluang usaha bidang kuliner dan sebagai ajang promosis hidangan hasil laut Indonesia. Selain itu diharapkan dapat memperkenalkan Sulteng sebagai salah satu penghasil ikan (seafoof) terbesar di wilayah Indonesia.

Baca Juga  Bupati Banggai Kukuhkan Tim Relawan Covid 19 Kecamatan Moilong

Festival dalam rangka memperingati hari ikan nasional (harknas) yang jatuh pada 21 November 2019 yang memasuki tahun ke 6 ini digelar untuk dapat mempertahankan dan memperkaya budaya kuliner nusantara. Selain itu tujuannya yakni mengangkat hidangan tradisional sebagai kekayaan kulineri Indonesia. Mengajak rakyat Indonesia khususnya masyarakat Palu, Sulteng untuk menikmati hidangan sehat dan bergizi dengan bumbu-bumbu alami tanpa bahan pengawet.

Pastinya dengan digelarnya kegiatan itu tujuannya yakni memberdayakan sektor kuliner untuk mendatangkan wisatawan domestik dan mancanegara ke Kota Palu Sulteng.

Ketua Asosiasi Perhimpunan Perhotelan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Tengah Fery Taula pada press cenverence di Kampoeng Nelayan Resto dan Hotel mengatakan sangat bersyukur kepada kedua unsur pimpinan di kegiatan festival yakni kepala Dinas Pariwisata dan Kadis Kelautan Perikanan yang telah memberikan respon dan respek luar biasa. Hal ini tentu saja katanya partisipasi dan perhatian kedua kadis ini melebihi ekspetasinya.

Baca Juga  Kapolsek Toili Dampingi Bupati Banggai Apel Tim Gabungan Satgas Covid-19

Fery menambahkan, tujuan utama dari festival ini adalah membangun kembali sektor pariwisata Kota Palu dan sekitarnya. Kendati memunggut biaya pendaftaran, bukan hanya kompetisi yang jadi poin yang ingin dicapai tetapi semangat kompetisi dan  yang paling penting adalah bagaimana peserta nantinya akan mendapatkan tips-tips baik itu resep atau kiat-kiat maupun teknik-teknik tertentu dari chef-chef yang akan dihadirkan.

Perlu diketahui kata Fery, master chef yang akan bertindak sebagai juri nanti adalah Ketua Asosiasi Chef Indonesia Sulawesi Selatan. Juga ada eksekutif chef dari Hotel Klarow Makasar serta sejumlah eksekutif chef dari hotel bintang di Palu seperti eksekutif chef dari Swiss Bell, Sutan Raja, Santika dan Best Western akan berpartisipasi.

Baca Juga  Sukses di Acara Perdana, Bold Riders Luwuk Banggai Targetkan Berkurban Lebih Banyak Tahun Depan

“Terimakasih atas respon kedua pimpinan dinas yang luar biasa ini, kami juga memohon kerjasama dan dukungan dari teman-teman pers untuk membantu menyebarluaskan berita kegiatan ini, bukan sekedar hanya untuk memperbanyak yang mendaftar tetapi agar dapat diketahui di daerah lain bahkan internasional,” kata Fery.

Kadis Pariwisata Drs I Nyoman Sriadijaya dan Kadis Kelautan dan Perikanan Moh Arif Latjuba pada kesempatan itu sepakat akan mendukung penuh kegiatan itu. Selain berkesesuaian dengan dinas masing-masing, kegiatan itu memiliki multi efek yang nantinya dapat menumbuh kembangkan perekonomian di Sulteng.

Ditargetkan sekira 100 peserta meliputi berbagai golongan dan latar belakang profesi akan mengikuti kegiatan itu. (IkB)