Lima Warga Lampasio Toli-Toli Terjebak Banjir, Basarnas Kerahkan Personil Lakukan Pertolongan

oleh -

KABAR LUWUK, TOLI-TOLI – Lima orang warga Desa Lampasio, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Toli-Toli, Provinsi Sulteng pada hari Selasa (16/6/2020) dikabarkan terjebak banjir di perkebunan perbatasan Desa Salungan dan Desa Lampasio. Menyadari adanya kondisi membahayakan manusia itu, Kantor pencarian dan pertolongan Palu mengerahkan personilnya melakukan pencarian dan pertolongan.

Kepala Basarnas Palu, Basrano mengatakan, telah terjadi kondisi membahayakan manusia bencana banjir, lima orang terjebak banjir itu berada di kebun  perbatasan Salugan – Lampasio, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulteng. Peristiwa itu dilaporkan oleh Andi  salahseorang keluarga korban.

Diterangkan Basrano, peristiwa itu terjadi pada pada Selasa, 16 Juni 2020 sekira pukul 08.45 wita. Basarnas Palu menerima laporan ini pada hari itu juga pada sekira pukul 09.18 wita dan langsung memberangkatkan personi melakukan pencarian dan pertolongan pada pukul 10.45 wita.

Baca Juga  Gubernur Sulteng Meminta BPR Ikut Peran Dalam Meningkatkan Perekonomian Dalam Penyaluran Kredit UMKM

Keberadaan para korban diperkirakan ada pada garis lintang 1° 18’ 55,59” N, 120° 58’ 31,88” E, dimana personil SAR Pos Toli-Toli digerakhan heading 30,88° jarak lurus dari UPP Tolis dengan jarak 37,08 Km ke lokasi.  Hanya saja identitas para warga yang terjebak banjir itu belum diketahui pasti nama-namanya.

“Benar kita saat ini tengah melakukan pencarian dan pertolongan terhadap lima warga yang terjebak banjir di kebun perbatasan Salugan – Lampasio. Warga ini sebelumnya hendak berkebun namun kemudian terjebak di wilayah perkebunan karena air sungai meluap,” terang Basrano.

Guna melakukan pencarian dan pertolongan, UPP SAR Toli-Toli mengerahkan lima personil beserta peralatan satu unit Rescue Car D-Max Compartement serta peralatan SAR pendukung lainnya. Dilaporkan bahwa cuaca pada hari ini cerah sehingga proses pencarian tidak menemui kendala. (IKB)