Kapolda Sulteng Letakan Batu Pertama Pembangunan Mako Batalyon “A” Satbrimob

oleh -

KABAR LUWUK, Palu – Markas Komando (Mako) Batalyon “A” Satbrimob Polda Sulteng yang terletak di Desa Loru, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi beberapa waktu lalu tepatnya 28 September 2018 porakporanda diguncang bencana gempa. Mabes Polri melalui dana APBN 2019 kemudian menggelontorkan anggaran sekira Rp9 miliar guna membangun kembali sejumlah bangunan ditempat itu. Kapolda Sulteng Brigjen Pol Drs. Lukman Wahyu Hariyanto,M.Si pada Kamis (25/7) memimpin dimulainya pembangunan dengan melaksanakan peletakan batu pertama.

Pembangunan Mako Batalyon ”A” Satbrimob Polda Sulteng tersebut sejalan dengan kebijakan Kapolri terkait pelayanan tugas-tugas   Kepolisian pasca terjadinya bencana alam (gempa, likuifaksi dan tsunami) yang terjadi di wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parimo pada tanggal 28 september tahun 2018.

Fasilitas konstruksi Polri yang dibangun di lingkungan Batalyon “A” Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah (yang dulunya detasemen “A”) yaitu pembangunan mako luas 930 m2, pembangunan rumah dinas staf tipe 38 sebanyak 16 kk (8 kopel), rehab/renovasi barak siaga 1 unit, rehab/renovasi rumah dinas Wadan Yon dan rehab/renovasi pagar depan panjang 54 meter.

Baca Juga  Kunker Bupati Banggai Pantau Langsung Empat Kecamatan Dalam Penanganan Covid 19

Adapun biaya pembangunan tersebut menggunakan dana APBN melalui Dipa Biro Logistik Polda Sulawesi Tengah tahun anggaran 2019 dan dikerjakan oleh CV. Diana yang telah terpilih melalui proses pelelangan secara elektronik (LPSE Polda Sulawesi Tengah) dengan nilai kontrak sebesar Rp. 9.291.054.000 (Sembilan Milyar Dua Ratus Sembilan Puluh Satu Juta Lima Puluh Empat Ribu Rupiah) dan ditargetkan pekerjaan pembangunan tersebut selesai dalam 5 (Lima) bulan atau sampai tanggal 21 Desember 2019.

Kapolda Sulteng dalam sambutannya mengatakan ada beberapa hal yang perlu dia sampaikan yakni perlu kesadaran bersama bahwa pembangunan Mako Batalyon “A” Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah ini dibiayai dari dana APBN yang bersumber dari uang rakyat. Oleh karenanya, agar amanah rakyat ini dijaga dengan penuh rasa tanggung jawab. Pesan kedua, kepada CV. Diana selaku kontraktor dan CV. Geometric Konsultan Teknik selaku konsultan pengawasan, jenderal satu bintang ini berharap agar dapat melaksanakan tugasnya secara baik yaitu menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu dan  hasil kualitas sesuai dengan spektek yang telah ditetapkan. Terakhir Kapolda Sulteng berpesan, kepada unit pengelola teknis baik dari Polda Sulawesi Tengah dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tengah serta pengawas internal, agar selalu bersinergi dengan kontraktor dan konsultan untuk mencapai target penyelesaian pekerjaan secara tepat waktu dengan kualitas bangunan yang baik.

Baca Juga  Bupati Banggai Kukuhkan Tim Relawan Covid 19 Kecamatan Moilong

Usai menyampaikan amanatnya, Kapolda Sulteng langsung memimpin peletakan batu pertama diikuti oleh Dansat Brimob Polda Sulteng , Wakapolda Sulteng serta pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.

“Saya berharap bangunan ini sekali bangun bisa tahan hingga ratusan tahun, agar bangunan ini dapat tahan lama maka harus dibangun sebaik mungkin,” terangnya.

Acara yang dihadiri Kadis PU Cipta Karya dan Sumber Daya Sulawesi Tengah, Wakapolda Sulteng, Irwasda Polda Sulteng, para Pejabat Utama Polda Sulteng,Kapolres Sigi,Camat Biromaru, Danramil Biromaru, Kades Loru dan Kades Ngata Baru,Tokoh agama,tokoh masyarakat dan tokoh adat dan tokoh pemuda Desa Loru dan Ngata Baru itu berjalan aman dan lancar. (ikb)