Dinas PMD Bangkep Gelar Sosialisasi Pengelolaan Dana Alokasi Desa

oleh -

Kepala Dinas PMD Optimis Dana Desa Bisa Tepat Waktu

KABAR LUWUK, BANGGAI KEPULAUAN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menyelengarakan pembukaan sosialisasi pengelolaan dana alokasi desa. Kegiatan itu digelar di kantor DPMD yang dihadiri oleh kepala desa dan bendahara desa se kabupaten banggai kepulauan.

Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari 3 maret- 10 maret 2021, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Peserta dibatasi setiap harinya,  kepala desa dan bendahara di dua kecamatan saja. Kepala Dinas PMD Rahmad Labou S.STP, M.AP memimpin langsung kegiatan itu.

Dalam sambutannya Kepala Dinas PMD Rahmad Labou,  menyampaikan perubahan sistem pengelolaan dana alokasi desa, membuat perlu kiranya diadakan sosialisasi alokasi dana desa sejak awal sebagai pengetahuan awal penyusunan dan sasaran APBDes.

Baca Juga  Sukses di Acara Perdana, Bold Riders Luwuk Banggai Targetkan Berkurban Lebih Banyak Tahun Depan

Rahamat Labou kepada media ini membenarkan terjadi banyak perubahan kebijakan mulai dari tingkat nasional hingga ke kabupaten, seperti kebijakan non tunai yang di keluarkan oleh bupati maka otomatis desa mengikut kebijakan tersebut.

“semua mulai dari gaji aparat, honor lembaga dan juga peyedia, bahkan sampai BLT transfer antar rekening atau kata lain non tunai,” jelas Rahmat Labou.

Selain itu fokus dana desa tahun ini tetap pada percepatan penangulangan covid 19, seperti BLT tetap di laksanakan dengan pengaggaran selama 1 tahun dengan besaran 300.000 ribu rupiah perpenerima manfaat, tegasnya.

Ditambahkan Rahmat Labou,  pihaknya tetap optimis dana desa akan tepat waktu, kendati saat ini pihaknya masih menunggu APBD Kabupaten banggai kepulauan. Hari ini APBD Selesai APBDes Juga selesai dan siap untuk di realisasikan.

Baca Juga  Warga dan Pemuda Maahas Menolak Tempat Isolasi Penderita Covid 19, Begini Alasan Warga.

Untuk sosialisasi hari ini di hadiri oleh kepala desa dan bendahara desa se Kecamatan Peling Tengah dan Bulagi Utara, tetap dengan pedoman protokol kesehatan. (Arman Londomi/KabarLuwuk)