Cegah Masuknya Virus Corona, Unit KBRN Den Gegana Brimob Sulteng Laksanakan Koordinasi

oleh -

KABAR LUWUK, PALU – Virus Corona menjadi perbincangan hangat di diseluruh media. Virus dengan nama resmi Wuhan Coronavirus (2019-nCoV) ini, konon telah menyerang ribuan warga di berbagai negara.

Plh Kaden Gegana Kompol M Aries Purwanto, SIK bersama jajaran tengah melakukan koordinasi mengantisipasi masuknya virus corona di Sulteng. (Foto : Dok Brimob Sulteng)

Tercatat 2,794 orang dengan korban paling banyak di China sejumlah 2,737 pasien terinfeksi, Hongkong 8 pasien terinfeksi, Thailand 8 pasien terinfeksi, Macau 6 pasien terinfeksi, Amerika 5 pasien terinfeksi, Australia, Jepang, Malaysia, Singapura dan Taiwan masing-masing 4 pasien terinfeksi, Perancis dan Korea selatan 3 pasien terinfeksi, Vietnam 2 pasien terinfeksi, serta Kanada dan Nepal 1 pasien terinfeksi. Dengan korban meninggal dunia sejumlah 80 korban dan 54 pasien lainnya pulih total.

Melihat peta sebaran virus tersebut, Indonesia berpotensi terserang wabah virus korona apabila tidak ditangani secara serius. Oleh karena itu, Korps Brimob Polri segera menginstrikusikan Satbrimob Jajaran untuk segera melakukan tindakan antisipatif, yang kemudian ditanggapi dengan cepat oleh Satuan Brimob Polda Sulteng.

Baca Juga  Bupati Banggai Hadiri Upacara Pelepasan Jenazah Wakapolres Banggai

Upaya yang dilakukan diantaranya dengan melaksanakan pengecekan kesiapan personel dan harwat serta peralatan KBRN (Kimia, Bilogi, Radioaktif dan Nuklir) yang dipimpin langsung Plh Kaden Gegana Kompol M Aries Purwanto, SIK.

Tidah hanya itu, Plh Kaden Gegana selanjutnya melaksanakan koordinasi ke Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi Kota Palu, Pelabuhan Pantoloan, KKP Bandara Mutiara Sis Al Jufri dan Biddokes Polda Sulteng terkait dengan adanya info virus Corona. Hal itu sebagai langkah antisipatif dan kesiapan dini penanganan virus biologi unit KBRN Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng.

Unit KBRN  Sat Brimob Polda Sulteng berjumlah sembilan personil dibawah pimpinan Briptu Yan Hidayat merupakan Detasemen Gegana yang setiap saat memantau adanya virus tersebut dan mencegah agar jangan masuk ke Sulawesi Tengah. (IkB)