Camat Totikum Hadiri Pembentukan Tim Posko Penanganan Covid-19 Sekaligus Pembentukan Pengurus Kampung Tangguh Desa Abason

oleh -

KABAR LUWUK, BANGGAI KEPULAUAN – Camat Totikum H Irwan Mayang pada Senin (22/3/2021) sekitar pukul 09.38 wita menghadiri Pembentukan Tim Pelaksana Pos Komando (Posko) Penanganan Covid-19 Desa Abason Tahun 2021 dan Pembentukan Pengurus Kampung Tangguh Desa Abason yang diselenggarakan di Kantor Desa Abason Kecamatan Totikum, Kabupaten Bangkep.

Selain Camat Totikum kegiatan itu dihadiri juga oleh Kapolsek Totikum yang diwakili Bhabinkamtibmas Bripka Dedi Miswar,Danpos Kecamatan Totikum dan Kecamatan Totikum Selatan Koramil 1308-10/Salakan Serma J. Ferry,Tenaga Ahli TTG Kabupaten Bangkep Rano Sanjaya Abdusama, ST, Kades Abason Nasrul, Ketua BPD Desa Abason Kuswo Nanang, Pendamping Desa Kecamatan Totikum, Pemdamping Desa Lapangan Kecamatan Totikum, Aparat Desa Abason, Anggota BPD Desa Abason, serta tamu undangan lainnya.

Kades Abason pada kesempatan itu menyampaikan, Desa Abason saat ini tertinggal beberapa kegiatan dari Desa lain sehingganya Ia berharap untuk semua pihak pro aktif untuk mengejar ketertinggalan.

Baca Juga  Kapolda Sulteng Cek Pos Sekat Ops Madago Raya Yang Berada Di Wilayah Kecamatan Palolo

“Hari ini kita akan membentuk Tim Posko Covid-19 dan pengurus Kampung tangguh, sehingga bagi yang ditunjuk agar melaksanakan tugasnya sebaik mungkin,” ujar Nasrul.

 Ketua BPD Desa Abason Kuswo Nanang juga menyampaikan dalam menghadapi Covid-19, sangat perlu kesiapan dari dalam desa, Ia juga menyebutkan bagi yang termasuk dengan Tim Posko Covid-19 maupun Pengurus Kampung Tangguh agar bertanggung jawab dengan tugasnya serta saling bekerja sama antar tim maupun masyarakat.

Camat Totikum juga menyampaikan,Pertemuan kali ini akan membahas persoalan penanganan Covid-19 dan Kampung Tangguh, Bahwa Tim Penanganan Covid-19 di desa itu di danai melalui dana desa sebesar 8%. Bahwa Tim Penanganan Covid-19 harus tau tugas dan fungsinya.

“Bahwa di Kecamatan Totikum ini,  Desa Abason merupakan Kampung tangguh, saat ini di Kecamatan Totikum belum ada pasar harian, sehingga Bupati Bangkep memerintahkan Kecamatan Totikum harus mempunyai Pasar harian sendiri.  Pemerintah desa dan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan tetap melaksanakan Prokes Covid-19,” jelas Camat Totikum.

Baca Juga  Bentuk Perhatian Kasatlantas Polres Bangkep Sambangi Anggotanya

Kapolsek Totikum melalui Bhabinkamtibmas menyebutkan kampung tangguh pada dasarnya visi misinya sama dengan Tim Posko  Covid-19. Namun Kampung Tangguh ini meliputi Sektor Kesehatan, Sektor Ketahanan Pangan, Sektor Keamanan. Bahwa pembentukan Kampung Tangguh merupakan arahan kebijakan Presiden yang diteruskan melalui Perintah Kapolri sebagai bentuk Partsipasi Polri dalam membantu masyarakat. Bahwa dalam kampung tangguh tedapat ,tempat isolasi mandiri, Pos Kamling, Pos Pelayanan Masyarakat.

“Desa Abason merupakan Pilot Project Kampung Tangguh di Kecamatan Totikum, Bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang termasuk kasus aktif Covid-19 yang terbesar di kawasan Asia Tenggara. Covid-19 mempunyai dampak yang sangat besar terhadap perekonomian Indonesia,” ujar Bripka Dedi Miswar.

 Danpos Totikum dan Totikum Selatan, Serma J Ferry mengatakan, bahwa Kampung tangguh dibentuk untuk mencegah adanya Dampak dari Covid-19 , program yang ada dalam kampung tangguh harus dilaksanakan dan dimaksimalkan. Dalam kampung tangguh setidaknya setiap rumah masyarakat ataupun fasilitas umum tersedia tempat cuci tangan.

Baca Juga  Ketahanan Keluarga Berbasis Sumberdaya Pembangunan Desa

“Marilah kita mendukung Kampung Tangguh ini, semua program harus dimaksimalkan dan ditingkatkan,” ujar Serma J Ferry.

Tenaga Ahli TTG Kabupaten Bangkep Akan pada saat itu mengada sosialisasi pemberlakuan kegiatan masyarakat berskala mikro, dengan menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan penggunaan Dana Desa  sebesar 8 % untuk Kegiatan PPKM.

Tahun 2021 ini penanganan Covid-19 lebih massif dibandingkan Tahun 2020, untuk Kecamatan Totikum pelaksanaan sosialisasi PPKM akan berlangsung mulai tanggal 23 Maret sampai dengan  29 Maret 2021. Ujung Tombak Satgas Covid-19  berada di tangan Posko Covid-19 di setiap desa. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membentuk suatu tim dalam desa yang bertanggung jawab terkait Penanganan dan Pengendalian Covid-19 di Desa Kombutokan sekaligus agar masyarakat peduli dengan pencegahan penyebaran Covid-19 sehingga mampu mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19. (Arman Londomi/KL)