Beri Konstribusi di Kabupaten Banggai, PT Sawindo Cemerlang Terus Lakukan Perbaikan yang Berkelanjutan

oleh -

KABAR LUWUK, BANGGAI –  Kencana Agri Ltd perusahaan perkebunan kelapa sawit yang menaungi PT Sawindo Cemerlang (Scem) dan PT Delta Subur Permai (DSP) di Kabupaten Banggai terus berupaya memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Perkebunan plasma yang berlokasi di Batui dan Batui Selatan ini telah bekerjasama dengan sekitar 681 petani plasma di wilayah itu dan senantiasa terus melakukan perbaikan yang berkelanjutan.

Pasca beroperasinya pabrik kelapa sawit di tahun 2018, PT Sawindo Cemerlang sudah menunaikan kewajibannya untuk melakukan pembagian sisa hasil usahanya (SHU) kepada para petani sawit binaannya. Banyak yang sudah dilakukan Kencana Agri Ltd di wilayah unit kerjanya di Kabupaten Banggai di mana beberapa bukti nyatanya adalah dengan membangun jembatan gantung penghubung antara Desa Maleo Jaya ke Dusun Tombiobong di Batui Selatan. Pelayanan kesehatan serta pemberian bantuan sarana pendidikan, bibit produktif, perbaikan infrastruktur jalan desa dan masih banyak lagi.

Wawancara eksklusif dilakukan tim kabarluwuk.com via jaringan seluler bersama Lukito Wisnu Putro Manager Corporate Social Reponsibility (CSR) dan Media Relation Kencana Agri Ltd menjawab semua pertanyaan yang kami lakukan. Berikut petikan komunikasi kami bersama pria yang akrab disapa Wisnu.

Bagaimana pendapat Anda mengenai isu sosial yang beredar di area PT Sawindo Cemerlang?

Terima kasih atas atensinya kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Luwuk Banggai khususnya di Kecamatan Batui dan Batui Selatan.Tanpa mengurangi rasa hormat, sebelumnya kami meminta maaf apabila kehadiran kita selama ini masih dirasa kurang. Izinkan kami saat ini untuk terus melakukan continuous improvement baik dari sisi internal dan juga eksternal. Kita juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas kritikan yang disampaikan oleh seluruh lapisan masyarakat mulai dari lembaga sosial masyarakat(LSM), teman-teman media, maupun dari sisi pemerintah daerah baik dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Dinas Tanaman Pangan Holtikultura (TPHP), Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD), Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP), Kepolisian Resort Banggai, Komando Distrik Militer 1308/LB serta dinas lainnya. “Kitamemang sedang membenahi diri dari internal kami mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita terus melakukan perbaikan yang berkelanjutan dan kita sedang berupaya untuk memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya”, kata pria yang hobi menulis dan fotografi tersebut.

Apa komentar Anda terkait aksi Masa yang terjadi Januari 2021?

Terkait dengan aksi massa yang terjadi di Januari 2021 ya tentunya kita sangat sayangkan sekali di mana ada sejumlah masyarakat yang melakukan giat berkerumun di masa pandemic seperti sekarang ini. Sangatkita sesalkan adalah yang pertama kami mendapatkan informasi dari pihak berwajib bahwa yang akan mereka lakukan sebetulnya awalnya hanya pertemuan, nah karena kita mendapatkan informasi teman-teman ini adalah untuk melakukan pertemuan, kita sebetulnya sudah siapkan baik itu ya sedikit konsumsinya apa segala macam dan supaya temen-temen juga nyaman saat berkunjung ke kediaman kami.Karena sudah merupakan kewajiban kami sebagai bagian masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi adat ketimuran jika akan kedatangan kami tentunya kami pun akan menyambut baik. Namun pada fakta di lapangan ternyata yang terjadi adalah aksi massa di mana disitu terlihat juga dalam fotonya ada alat peraga dan juga spanduk yang isinya mengajak orang untuk melakukan tindakan yang tidak baik.

Hal yang kedua juga izin aksi mereka untuk masuk ke tempat kita juga tidak ada, yang berikutnya sangat disayangkan sekali karena di saat pandemi covid ini sedang merajalela mereka menggelar aksi massa tanpa mengindahkan prokes covid-19. Kemudianyang perlu kita ketahui lagi ternyata teman-teman yang datang kemarin itu, kita masih belum tahuapa motifnya dan tujuannya.

Cuma yang pasti rekan-rekan yang kemarin datang itu tidak ada sangkut-pautnya dengan kami dalam arti bukan petani sawit binaan PT Scem.

Lalu bagaimana perkembangan isu pencurian Tandan Buah Segar (TBS) yang disinyalir dilakukan oleh sejumlah oknum masyarakat?

Memang ada peristiwa tersebut yang patut kita sayangkan dalam arti seharusnya hal ini tidak terjadi, namun terkait laporan dan fakta yang ada dilapangan itu semua sudah kita sampaikan kepihak berwajib dalam arti jika terjadi tindak pidana di areal kita, mohon maaf tentu akan kita proses secara jalur hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hanya yang patut kita sayangkan adalah seharusnya ini tak perlu terjadi karena masyarakat sendiri khususnya 681 petani binaan kita PT Scemdan PT DSP telah menikmati hasilnya. Kita sudah berapa kali melakukan pembagian sisa hasil usaha (SHU) dimana masyarakat menerima pendapatan atas kebun sawit plasma yang kita bina, namun memang mungkin pembinaannya belum terlalu signifikan tetapi kita upayakan lakukan perbaikan terus supaya masyarakat di sekitar kita mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca Juga  Gubernur Sulteng Pimpin Rapat Penaganan Covid Bersama Tim Satgas

Lalu apakah benar terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh karyawan PT Sawindo Cemerlang?

Itu juga ada sedikit butuh perhatian juga dalam arti sebetulnya, faktanya kami saat itu sedang melakukan mediasi atau koordinasi dengan petani plasma binaan kami yang notabenenya bahwa memang dalam surat perjanjian kerjasama itu tandan buah segar yang ada dilahan kebun sawit plasma milik masyarakat memang yang panen itu adalah kita, dan juga nanti buahnya akan diolah di pabrik kita.

Kenapa demikian karena kalau masyarakat sendiri yang panen yang pertama akan terbebani cost dari petani plasma itu sendiri, yang kedua jika dijual keluar tentu ini akan menjadi problem baru dimana ketika petani plasma membawa buahnya ke pabrik kelapa sawit diluar daripada kami tentunya pabrik kelapa sawit yang akan menampung itu sendiri akan mempertanyakan asal usul buah sawit itu, seperti apa dan kejelasannya tanaman buah sawit itu apakah bermasalah atau tidak, karena kalau misalnya ternyata tidak ada kejelasan  asal usul buah tadi tentu akan menjadi masalah baru di pabrik kelapa sawit yang menerimanya.

Hal ini sedang kita dalami lagi mudah-mudahan petani plasma yang ada dilokasi kami itu bisa tetap konsisten dengan kami sesuai dengan surat perjanjian kerjasama yang sudah kita sepakati di tahun-tahun sebelumya.

Kalau terjadi aksi dilapangan saya sudah sampaikan kepada rekan – rekan kami di lapangan dengan tegas tidak boleh ada unsur penganiyaan yang terjadi dilokasi kebun kita. Kalau boleh kita lihat dan analisa kembali di video yang beredar itu tampak ada salah seorang petani plasma kita yang sedang melakukan komunikasi dengan kelompok petaninya, lalu muncul saudara Rauf yang notabenenya tidak memiliki lahan di kita dan juga tidak menjadi anggota plasma di tempat kita dan juga lahannya tidak ada di tempat kita dalam arti tidak ada kepentingan apapun dengan kami yang saat itu malah memprovokasi petani plasma untuk menolak surat perjanjian kerjasama dan juga menolak bahwa buahnya untuk dipanen oleh PT. Sawindo Cemerlang.

Sehingga para petani yang ada dilokasi menjadi emosi terhadap provokasi yang dilakukan oleh saudara Rauf. Dan dilihat di isu yang beredar di media massa bahwa informasinya bahwa pak Nur Alim anggota petani plasma bahkan sebelumnya ada juga yang menyebutkan humas kita Andi Sirajuddin yang mencoba melakukan pemukulan kepada saudara Rauf itu sama sekali tidak benar.

Pada video yang beredar, di situ humas kita namanya Andi Sirajuddin itu menggunakan kemeja warna putih dan celana panjang jeans ya kalau nggak salah ya, itu kalau boleh dilihat secara seksama dilihat secara detil dan dianalisa bahwa beliaumembantu melerai kejadian tersebut agar petani plasma binaan kami tidak terpancing atau tidak terprovokasi oleh apa yang disampaikan oleh saudara Rauf.

Jadiyang saya sampaikan itu jelas tidak boleh ada tindakan anarkis di lokasi kebun kita dan juga secara nyata kita mencoba melerai supaya tidak terjadi konflik antara petani plasma binaan kami dengan orang-orang atau oknum yang menurut saya tidak bertanggung jawab. Bisa saya tegaskan,tidak ada terjadi upaya penganiayaan.

Baca Juga  Kapolres Banggai Pimpin Upacara Pemakaman Wakapolres Almarhum Kompol Reki Hendra Lumintang

Pada video itu jelas tidak ada terjadi pemukulan, dalam videonya dan juga di situ ada saksinya, di situ pun ada dua anggota polisi. Jadikalau selama ini yang beredar katanya ada sejumlah enam anggota polisi di lapangan itu tidak benar, bahwa benarnya itu hanya dua saja dan dua orang ini ada untuk mengumpulkan baragn bukti ekaligus menyaksikan terkait dengan aksi pencurian tandan buah segar yang menggunakan truk pengangkut buah sawit.

Apa kontribusi PT Sawindo Cemerlang di Kabupaten Banggai?

Terima kasih pertanyaan yang dijukan. Ini bagus sekali, ya kontribusi kami sebagai investor memang terus kita genjot, salah satunya adalah dulu kita di tahun 2018 bersama pemerintah daerah membuatkan akses atau jembatan penghubung di Desa Maleo Jaya dan ke dusun Tombiobong. Di mana di tempat itu bermukim suku Kahumamaon yang dikepalai oleh kepala suku bernama Pak Pesawat.

Itukita buatkan jembatan di situ karena untuk memudahkan akses anak-anak dusun Tombiobong atau di suku kahumamaon untuk bisa berangkat sekolah, selain itu juga supaya akses rekan-rekan kita saudara-saudara kita yang di dusun Kahumamaon dalam melakukan kegiatan sehari-hari baik itu bercocok tanam atau pun berinteraksi dengan rekan-rekan di Desa Maleo Jaya bisa berjalan lancar, karena banyak kejadian juga orang yang ingin mencoba melintas di aliran sungai tersebut mengalami kendala bahkan juga sempat terjadi kematian akibat terseret derasnya arus sungai.

Selain itu juga kita memberikan bibit produktif untuk suku Kahumamaon, juga pernah memberikan pengobatan serta perlengkapan sekolah, juga alas kaki dan baju layak pakai yang masih baru juga kita berikan untuk teman-teman kita di Dusun Tombiobong.

Bukan hanya itu, lebih luas lagi di tahun yang sama di tahun 2018 kita mengadakan pelayanan medis gratis dengan menggandeng yayasan dokter peduli Indonesiayang dipimpin oleh dokter Lie Dharmawan untuk memberikan pengobatan gratis terhadap masyarakat di kecamatan Batui dan Batui Selatan kurang lebih 500 orang saat itu mendapatkan pengobatan medis secara gratis. Bahkan ada juga beberapa orang yang mendapatkan pelayanan medis berupa operasi kecil dan operasi besar. Itu semua dilakukan gratis di atas kapal adapun operasi besarnya adalah yaitu tadi seperti pengangkatan tumor ringan kemudian juga ada ambeien, turun bero dan lain sebagainya.

Aksespenghubung desa itu juga menjadi konsentrasi kita, jadi tidak menutup kemungkinan bahwa seiring berjalannya waktu kita akan terus berkontribusi bagi Kabupaten Banggai yang menimbulkan efek domino.  Saatini pabrik kita telah mempekerjakan karyawan sekitar ratusan orang yang dominan 80 persen berasal dari penduduk lokal. Ada kejadian menarik atau kejadian lucu sewaktu kita membuka lowongan kerja untuk pekerja di pabrik, sempat beredar isu di masyarakat katanya kita ada program bagi-bagi motor gratis.Padahal kenyataannya adalah warga di sekitar Batui dan Batui Selatan yang diterima bekerja di tempat kita itu dalam kurun waktu sekitar 1 sampai 3 bulan sudah dapat beli motor walaupun kredit. Nahnamun yang saya anggap sebagai agak lucu sedikit adalah kok bisa-bisanya ada rumor yang beredar bahwa PT DSPmembuat program bagi-bagi motor gratis sehingga memancing sejumlah masyarakat untuk meminta kejelasan terkait dengan program dimaksud. Namun itu sudah selesai, kita hadirkan teman-teman di Batui yang memang sudah bekerja di tempat kita untuk hadir ketemu dengan mereka dan menjelaskan, ya akhirnya sudah selesai.

Kontribusi lainnya kita untuk Banggai, nanti boleh dicek ke DPMPTSP berapa banyak retribusi yang sudah kita berikan untuk daerah. Terakhirsih di Januari 2021 kita ada setor retribusi untuk pembangunan sejumlah bangunan atau rumah senilai Rp139 juta.

Lalu apa tanggapan Anda mengenai berita miring yang beredar di media massa?

Saya harap dari teman-teman media kalau bisa ya bekerjalah sesuai dengan kode etik jurnalis mari kita sama-sama dewasa, mari sama-sama kita berikan informasi yang sebenar-benarnya terhadap para pembaca dan juga dalam kondisi situasi semacam ini saya harap mohon dari teman-teman media dapat ikut berperan untuk meredam isu sosial yang ada di Luwuk Banggai. Akan lebih bijaksana lagi jika pemberitaan yang muncul atau yang beredar itu disampaikan secara berimbang jadi masyarakat juga diedukasi terkait dengan kebenaran informasi yang disampaikan media karena yang patut disayangkan adalah apabila berita yang disampaikan itu tidak sesuai dengan fakta di lapangan, saya melihat ada unsur sedikit pelanggaran dari kode etik jurnalis dan juga meruncing kepada Undang-Undang ITE.

Baca Juga  Gerakan Berbagi Untuk Warga Sebar Ribuan Paket Sembako di Kota Palu

Kedepannya, kita juga nanti akan ketemu sama temen-temen media dan kita akan coba buat lomba karya tulis ilmiah terkait perkebunan kelapa sawit dan peran industri perkebunan kelapa sawit bagi daerah itu seperti apa. Kitatunggu waktunya, kita sedang susun supaya nanti lomba karya tulis ilmiah ini juga dapat memberikan pemahaman bagaimana jurnalis itu dapat memberikan informasi atau memberikan tulisan yang edukatif dan juga nyaman dibaca untuk semua kalangan. Nantiuntuk penjuriannya akan melibatkan dari teman-teman dari Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) dan juga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Luwuk Banggai. Kita juga berencana meningkatkan kapasitas teman-teman wartawan melalui pelatihan, kita akan coba kembangkan ke arah sana. Apapunceritanya media adalah bagian dari kita dan kita juga butuh keberadaan menyampaikan informasi yang baik.

Kita akan coba kembangkan bagaimana peranan industri media massa bagi lingkungan dan juga supaya kapasitas temen-temen jurnalis dalam memberikan informasi melalui medianya itu dapat tersampaikan dengan baik dan juga diterima baik oleh masyarakat. Sekarangyang sedang beredar adalah ketika teman-teman media memberitakan adanya rekomendasi dari DPRD atas problematika kami,namun yang ditangkap dan pahamimasyarakat petani sawit adalah mereka sudah boleh panen di lahan mereka sendiri, kondisi-kondisi semacam ini yang terjadi sekarang.

Rekan-rekan di DPRD sendiri telah menyampaikan rekomendasi ini bukan putusan karena DPRD berfungsi menyampaikan kepada eksekutif, dimana eksekutif ini yang nanti akan membuat membuat keputusan.

Terkait adanya dugaan pidana, agar tidak terjadi hal serupa apa sih pesan Pak Wisnu terhadap seluruh masyarakat termasuk para provokator?

Saya rasa, mungkin lagi pandemi Covid 19 begini juga kan orang jadi susah,ekonomi keluarga terganggu. Nanti kita akan coba kembangkan dan komunikasikan dengan lembaga swadaya masyarakat setempat.kita coba gandeng mereka untuk melakukan program-program sosial yang notabenenya tepat sasaran dan masyarakat juga merasakan manfaatnya, sehingga keberadaan kami dengan NGO lokal ini bisa semakin harmonis dan juga masyarakat merasakan kehadiran dari NGO yang ada di lokasi kami.

Perlu saya sampaikan, seharusnya indikasi pencurian buah yang dilakukan di lokasi kami itu tidak perlu terjadi, namun kita kembali tegaskan jika memang terjadi tindak pidana di lokasi kami yaitu sepenuhnya akan kami serahkan kepada pihak berwajib.

Apakah PT Sawindo Cemerlang memiliki program berkerjasama untuk melibatkan LSM dan Aktivis dalam program kerja atau CSR?

Mari saya tunggu respon dari temen-temen lembaga swadaya masyarakat, di mana kita juga ingin mewujudkan peran serta dari lembaga swadaya masyarakat itu memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat. Kencana secarakeseluruhan tidak menutup kemungkinan untuk terbuka bekerjasama dengan NGO. Sebagai bukti nyatanya adalah di tahun 2018 kita bekerjasama dengan yayasan doctor SHARE yang memang berkontribusi dan berkonsentrasi itu memberikan pelayanan medis secara gratis. Pembuatanjembatan kita waktu itu dibantu sama temen-temen LSM itu namanya Vertical Rescue Indonesia (VRI) yang dipimpin oleh Tedi Ixdiana dimana beliau memiliki memiliki keinginan untuk membuat 1.000 jembatan gantung di Indonesia dan saat ini jembatan yang sudah dicapai kurang lebih sampai 114. Jadikalau ada LSM-LSM yang memang positif memang mau berkontribusi untuk masyarakat dan lingkungan baik itu melalui program-program sosialnyayang nyata dan diterima oleh masyarakat yuk mari sama-sama kita sinergikan. ***